ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM KONTEMPORER > Politisi & Negarawan > Hasan at Turabi, Dr.,

 
 
 
 
 
 
 
 

Hasan at Turabi, Dr.,

 
HASAN ABDALLAH AT TURABI, Dr. (1932-       M)
Ahli hukum   
 
       Seorang tokoh kunci yang sangat berpengaruh dalam proses islamisasi di Sudan.
    Ia lahir di Kasal, Sudan. Setelah lulus dari Universitas Khartoum Sudan, ia melanjutkan pendidikannya ke Inggris dan Prancis. Dan pada tahun 1960-an ia kembali ke Sudan dan bergabung dengan Fakultas Hukum Universitas Khartoum. Disamping itu ia juga aktif dibidang    politik   dan bergabung dengan Ikhwanul Muslimin (IM) cabang Sudan, dan kemudian menjadi anggota perlemen.
     Pada tahun 1964, ia membentuk Islamic Charter Front (Front Anggaran Dasar Islam).    Pada tahun 1969 terjadi kudeta militer di Sudan yang dipimpin oleh Jendral Ja’far Numeiry (mp. 1969-1985 M), akan tetapi karena legitimasinya makin rentan, rezim ini kemudian cenderung ke Islam. Numeiry menempuh kebijakan rekonsiliasi nasional. Dalam rangka itu, ia mengundang tokoh oposisi untuk bekerja sama. Al Turabi termasuk diantara yang sedikit orang menerima tawaran ini, karena didorong oleh kesediaan Numairi untuk melembagakan hukum Islam di Sudan. Dalam rezim Numairi ini ia menjadi hakim agung dan penasehat tentang masalah Islam (tahun 1978).     
     Pada tahun 1983, Numairi mengeluarkan dekrit presiden yang memberlakukan hukum Islam sebagai hukum negara. Tetapi kemudian Numairi mencurigai Turabi, lalu menggantinya dengan seorang hakim agung yang mudah dikontrol. Tidak hanya itu pada Maret 1985 Numairi bahkan memusuhi Ikhwanul Muslimin, lalu memenjarakan Turabi
    Politisasi Islam Numairi tidak bertahan lama, karena penindasan sudah kelewat batas, maka pada tahun itu pula (1985) rezim Numairi jatuh. Dan pemerintahan diambil alih oleh Sadiq Al Mahdi. Pada tahun 1985 ini Turabi mendirikan Islamic National Front (NIF).
     Pada 30 Juni 1989, terjadi kudeta militer yang kedua. Para penggerak kudeta damai ini membentuk Revolutinary Council for National Salvation (Dewan revolusioner untuk penyelamatan nasional), dan Turabi menjadi salah seorang tokoh terpenting dalam revolusi ini. Kudeta damai ini dinamakan Revolusi Penyelamatan Islam. Gerakan ini yang membawa Jendral Omar Basyir menjadi presiden Sudan, dan mendapat dukungan penuh dari Turabi dan Islamic National Front (NIF).
 
Pemikiran
    Pemikirannya mencerminkan hasratnya untuk memajukan Islamisasi di Sudan, yang akhirnya mengarah ke pembentukan negara Islam. Hal ini menjadikannya begitu terlibat dalam politik kekuasaan.
    Ia memandang penting upaya perbaikan sosial lewat kekuasaan negara. Karena itu ia selalu meyakini koalisi dengan kelompok penguasa. Hal ini sudah tampak pada tahun 1964, ketika ia membawa IM masuk kedalam sebuah partai koalisi baru yang bernama Islamic Charter Front (Front Anggaran Dasar Islam), yang berupaya menghambat pengaruh ideologi kiri dari Sudan. Model kerjasama seperti itu terus berlangsung ketika ia mendukung kudeta militer di Sudan (pada tahun 1969, 1985, dan1989) dan menjalankan Islamisasi lewat kekuasaan negara.
 
Karya
  • Iman, Pengaruhnya dalam Kehidupan (Terj. Rabbani Press, Jkt)

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda