ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM INDONESIA > Ulama > Hasbi Ash Shiddieqy

 
 
 
 
 
 
 
 

Hasbi Ash Shiddieqy

 
HASBI ASH SHIDDIEQY (1904-       M)
Mufasir
 
      Seorang mufasir, dan penulis buku-buku keagamaan asal Aceh, terutama masalah-masalah hukum (fiqih), tafsir dan hadits.
     Ia lahir di Lhokseumawe, Aceh Utara. Ia masih mempunyai silsilah sampai Abu Bakar Siddik (sahabat Nabi SAW). Ayahnya, Al hajj Teungku Muhammad Hussein Ibn Muhammad Ibn Mas’ud, yang menjabat sebagai Qadi Srimaharaja Mangkubumi di Lhokseumawe. Ibunya, Teuku Amrah, putri Teuku Abdul Aziz, yang menjabat Qadi Srimaharaja, yang digantikan ayahnya.
    Pendidikan agamanya didapat dari ayahnya sendiri (yang mempunyai dayah). Sejak usia 8 tahun ia belajar dari dayah (pesantren) ke dayah yang lain dengan memakan waktu 12 tahun. Pada tahun 1925 ia baru menyelesaikan pelajaran sekaligus memperoleh ijazah untuk dapat membuka dayah sendiri.
    Hasbi adalah seorang otodidak (belajar sendiri), pendidikan yang ditempuhnya dari dayah ke dayah yang lainnya, dan hanya 1,5 tahun duduk dibangku sekolah Al Irsyad (di Surabaya tahun 1926). Meskipun basis pendidikan formalnya relatif rendah, tetapi ia memperlihatkan dirinya sebagai pemikir. Kemampuannya selaku seorang intelektual telah diakui oleh dunia international. Ia pernah diundang dan menyampaikan makalah dalam International Islamic Colloquium yang diselenggarakan di Lahore, Pakistan (1958). Pada tahun 1960 ia diangkat menjadi dekan di IAIN Kalijaga Yogyakarta (hingga tahun 1972).
     Ia memperoleh 2 gelar Doctor Honoris Causa karena jasanya terhadap perkembangan perguruan tinggi dan ilmu pengetahuan keislaman di Indonesia. Gelar tersebut didapat dari Unisba (Universitas Islam Bandung) pada 22 Maret 1975, dan IAIN Kalijaga Yogyakarta (29 Oktober 1975).
     Ia meninggal pada 9 Desember 1975 di Jakarta, dan dimakamkan di pemakaman keluarga IAIN Ciputat, jakarta.
     Hasbi adalah salah seorang tokoh yang menyerukan pembaharuan di Indonesia. Dan ia termasuk salah seorang tokoh yang pernah mengusulkan perlunya menyusun fiqih baru ‘ala Indonesia. Ia menulis sekitar 72 judul buku dan tidak kurang dari 50 artikel dibidang tafsir, hadits, fiqih, dan pedoman ibadah umum.
 
Karya
  •  Tafsir Al Qur’anul Majid
  • Tafsir An Nur
  •  Tafsir Al Bayan (1733 halaman). Tafsir ini menjelaskan ayat demi ayat, dilengkapi penjelasan tambahan dan juga catatan kaki.
  •   Pengantar Ilmu Hadits
  •   Ilmu hadits Dirayah (2 jilid)
  •  2002 Mutiara Hadits (8 jilid)
  •   Pedoman Haji, merupakan naskah yang terakhir ia buat.
  •     Pokok-pokok Pegangan Imam Madzhab (616 halaman). Dalam buku ini ia menjelaskan bahwa semua mujtahid baik dari kalangan Sunni maupun Syi’ah, dalam menggali hukum syara’ tetap bersumber pada Al Qur’an dan Hadits. Mereka hanya berbeda pandangan dalam menentukan dasar-dasar yang boleh dipakai Al Qur’an dan As Sunah. Buku ini juga dilengkapi sejarah perkembangan madzhab, riwayat hidup para imam, dan glossary (kamus istilah).
  •   Falsafah Hukum Islam, buku ini mencakup dasar, tujuan, keistimewaan, keindahan dan rahasia-rahasia yang dikandung setiap hukum, yang dibagi dalam 2 bagian, yaitu segi falsafah dan segi ruhul ahkam yang ditanggapi dari hasil istiqra’.
  •  Hukum Antar Golongan. Buku ini mempberi tuntunan dalam menghadapi persoalan dengan agama lain, seperti : perkawinan, bisnis dan hutang piutang.
  •   Tuntunan Qurban & Aqiqah. Buku ini secara ringkas menjelaskan berbagai hal tentang ibadah qurban dan memberikan tuntunan yang benar mengenai syarat-syarat pelaksanaannya agar qurban yang dilakukan benar-benar penuh keikhlasan sesuai dengan syari’at. Dalam buku ini dibahas juga mengenai penyembelihan diluar qurban (aqiqah, atirah, dan fara’).
  •    Peradilan & Hukum Acara Islam (204 halaman)
  •     Pidana Mati Dalam Syari’at Islam (68 halaman)
  •     Islam dan Politik Bernegara (261 halaman), buku ini menguraikan dasar-dasar teori politik Islam yang menjelaskan tentang sejarah negara Islam dan munculnya partai-partai politik, imamah, syarat dan kewajiban negara, hubungan rakyat dan penguasa serta perbedaan demokrasi Islam dan barat.
  •    Ilmu-ilmu Al Qur’an (340 halaman), merupakan buku tentang dasar untuk mempelajari Al Qur’an (ulumul Qur’an) dari sejarah dan perkembangannya sampai kaidah-kaidah yang diperlukan mufasir.
  • ·         Kuliah Ibadah (262 hal), buku ini menguraikan ibadah secara luas, mendalam dan detail dilihat dari segi hukum (fiqih) dan hikmah (filosofi0. Buku ini dijadikan panduan perkuliahan di IAIN atau setingkat.
  • ·         Pedoman Dzikir dan Do’a.Buku ini terdiri dari 4 jilid, jilid satu berisi mengenai bagaiman hukum dan adab berdo’a; Jilid dua tentang berdzikir dan berdo’a untuk berbagai pengalaman; Jilid 3, dzikir dan do’a para rasul dalam Al Qur’an, serta surat-surat yang dibaca malam; Jilid 4, berisi bacaan dzikir dan do’a dalam shalat, zakat, puasa, haji dan umrah.
  •     Dasar dasar fiqih Islam
  •   Fiqhul Mawaris
  •    Hukum-hukun fiqih Islam
  •      Al Islam: Kepercayaan, Kesusilaan, amal Kebajikan
  •    Koleksi hadits-hadits hukum.
  •     Pedoman Puasa
  •      Pedoman Shalat
  •    Pengantar Hukum Islam
  •     Pokok pokok Ilmu dirayah
  •    Sejarah dan pengantar Ilmu hadits
  •    Sejarah dan Pengantar ilmu tauhid / ilmu kalam.
  •    Sejarah dan Pengantar ilmu Al Qur’an 

 

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda