ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM INDONESIA > Ulama > Abu Bakar Ba'asyir

 
 
 
 
 
 
 
 

Abu Bakar Ba'asyir

ABU BAKAR BA’ASYIR (1938-      M)
 
      Salah seorang ulama yang berpengaruh dalam perjuangan Negara Islam, sesepuh pesantren Ngruki Solo. Ia sering dituding sebagai pemimpin spiritual jama’ah islamiayh, yang dituduh sebagai organisasi teroris oleh negara-negara barat.
       Nama: Abu Bakar ba’asyir bin Abu Bakar Abud. Lahir di Jombang, Jawa Timur pada 17 Agustus 1938 M. Ia merupakan keturunan Arab, dan sekolah di fakultas da’wah Universitas Al Irsyad, Solo, Jawa Tengah (1963).
       Pada tahun 1982 ia bersama dengan Abdullah Sungkar divonis 9 tahun penjara oleh PN Sukoharjo, ditingkat banding menjadi 3 tahun 10 bulan penjara, tetapi ditingkat kasasi (1985) mengukuhkan hasil PN Sukoharjo. Ia dituduh menentang pancasila sebagai azas tunggal dan berniat menegakan syariat Islam di Indonesia. Atas saran rekan-rekannya, sebelum keputusan kasasi dibacakan ia kemudian hijrah ke Malayasia.
    Menurut Ba’asyir, proses hukum dimasa itu hanya merupakan alat legalitas dari keputusan politik rezim refresif Soeharto yang tengah bermesraan dengan kekuatan minoritas. Diktator minoritas terhadap mayoritas Islam tengah jaya-jayanya. Islam dipandang hanya sdebagai musuh, dan banyak kalangan non muslim yang memegang jabatan kunci kekuasaan. Pembelaannya waktu itu memastikan bahwa kasasi MA pasti akan menjeratnya untuk masuk penjara. Karena itu hanya ada 2 pilihan yang harus diambilnya, yaitu tinggal di rumah dengan konsekwensi di penjara dan kedua hijrah , da pilihan yang kedua yang ia ambil, dengan hijrah ke Malayasia.
     Setelah terjadi reformasi di Indonesia yang melengserkan rezim Soeharto, dan atas saran Amin Rais yang kebetulan sedang berkunjung ke samna, ia kemudian pulang ke Indonesia. (1999).
    Di kampung halamannya, ia kembali berda’wah dengan konsisten dan tanpa mendapat halangan. Tetapi setelah tyerjadinya peristiwa WTC di New York (11 September 2001) dan amerika memborbardir Afghanistan, ia dituduh mempunyai kaitan dengan jaringan Al Qaida oleh Amerika Serikat. Dan setelah ditangkap dan menjadi bulan-bulanan hukum di indonesia, akhirnya ia dibebaskan.

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda