ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM INDONESIA > Tokoh Pembaharuan awal >  Muhammad Thahir Jalaluddin

 
 
 
 
 
 
 
 

 Muhammad Thahir Jalaluddin

MUHAMMAD THAHIR JALALUDDIN (1869-1956 M)

 

      Pembaharu di Nusantara, pendiri majalah Al Imam. Ia merupakan murid Muhammad Abduh asal Indonesia, yang paling berjasa dalam menyebarkan gagasan pembaharuan Islam yang dibawa gurunya (Abduh) di Singapura, malayasia dan Indonesia.
      Ia belajar di Mesir, dan merupakan murid langsung Muhammad Abduh. Setelah selesai belajar dari Abduh, ia meninggalkan Mesir. Karena situasi politik yang tidak menguntungkan di tanah air. Ia tidak kembali ke Indonesia tetapi bermukim di Singapura, dan mulai menyebarkan gagasan pembahruannya disana. Di singapura ini ia mendirikan majalah Islam yang terkenal, yang bernama Al Imam. Nama majalah ini terinspirasi dari panggilan Abduh, tempat ia belajar di Mesir. Abduh dan muridnya   mendirikan kelompok diskusi yang kemudian dinamakan Madrasat al Imam dan mendirikan partai politik yang disebut Hizb al Imam.
     Lewat majalah Al Imam ini gagasan pembahruan islam disebarkan di Singapura, dan mulai berpengaruh di Indonesia. Media ini menjadi corong tulisan-tulisan Jamaluddin al Afghani dan Abduh di majalah Al Urwah al Wutsqa dan Al manar, yang diterjemahkan dan diterbitkan serta disebarluaskan.
          Jadi majalah Al Imam ini merupakan majalah islam pertama   yang menyebarkan gagasan pembahruan Islam di Singapura. Hal ini kemudian di ikuti oleh rekannya, Syekh Abdullah Ahmad, seorang pembaharu dan murid dari Syekh ahmad khatib, dengan menerbitkan majalah Al munir, yang berjasa dalam menyebarkan gagasan pembaharuan Islam di Indonesia.

 

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda