ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM INDONESIA > Penda'wah & Tokoh Islam Awal > Maulana Malik Ibrahim

 
 
 
 
 
 
 
 

Maulana Malik Ibrahim


MAULANA MALIK IBRAHIM (w. 822 H / 1419 M)
Pelopor da’wah di jawa
 
     Pelopor penyebaran Islam di tanah Jawa. Di Jawa sendiri ia terkenal dengan nama Sunan Gresik, salah seorang wali songo (wali-9) yang sangat berpengaruh dalam proses Islamisasi di tanah Jawa.
     Ia lahir pada pertengahan abad 14 M, terkenal dengan nama Maulana Maghribi, karena ia diduga berasal dari Afrika Utara (wilayah Maghrib) dari keturunan Sayyid (Turunan Nabi Muhammad Saw) dari Handramaut. Dalam masyarakat Jawa ia terkenal juga dengan nama Jumadil Kubra, dan terkenal juga dengan nama Sunan Gresik, karena tempat tinggal untuk menyiarkan Islam dan pemakamannya berada di Gresik ( di Gapura Wetan), Jawa Timur.
      Setelah dewasa ia menikah dengan putri bangsawan bernama Dewi Candra Wulan, putri pertama Ratu Campa yang telah menganut agama Islam, dan istri dari Brawijaya, raja Majapahit terakhir.
    Maulana Malik Ibrahim meninggal pada 12 Rabiul Awal 822 H / April 1419 M.
 
Peran
     Meskipun ada keterangan bahwa Islam telah masuk Jawa sekitar abad 11 M (dengan ditemukannya makam Fatimah binti Maimun (w. 475 H / 1082 M) di Gresik), tetapi pada masa Maulana Malik Ibrahimlah usaha da’wah Islam lebih intensif dilakukan dan dapat diterima   masyarakat Jawa dengan lebih cepat.
    Meskipun ia bukan orang Jawa, tetapi ia dapat mengantisipasi keadaan masyarakat yang dihadapinya dan dapat menerapkan metode da’wah yang tepat untuk menarik simpati masyarakat terhadap Islam. Karena itu ia dapat menyumbangkan banyak jasa dalam pengembangan Islam di pulau Jawa, bahkan daerah-daerah lain di Nusantara.

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda