ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM INDONESIA > Penda'wah & Tokoh Islam Awal > Kiansantang

 
 
 
 
 
 
 
 

Kiansantang

 
KIANSANTANG (abad 15 M)
 
    Kiansantang merupakan salah seorang tokoh islamisasi di daerah pasundan (tatar sunda),selain pangeran cakrabuana dan Syarif hidayatullah. Dan cerita kiansantang dapat menggamabrkan proses islamisasi yang sangat puritan, dimana islam diterima sebagai petunjuk / tongkat . Jadi mengapa islam di tanah sunda lebih puritan, mungkin bisa melihat dari kisah kiansantang ini.
        Kiansantang merupakan putra ketiga Prabu Sri baduga maharaja, raja pajajaran dari istrinya yang beragama islam, Nyi Subang Larang. Meskipun bapaknya merupakan raja Sunda yang masih beragama hindu, ia dan kakaknya (pangeran Cakrabuana dan Nyi lara santang) ikut pada agama yang dianut ibunya, yaitu islam.
     Dalam kisah-kisah sunda prabu kiansantang sangat terkenal sekali. Ia merupakan pendekar tiada tanding. Dalam tradisi persialatan ia dikenal dengan nama gagak Lumayung. Sedang nama kiansantang lebih terkenal dalam hubungannya dengan proses islamisasi di pedalaman tataran sunda.
 
Peran
    Meskipun para sejarawan masih menganggap kisah Kiansantang  sebagai suatu cerita atau dongeng. Tetapi kisah Kiansantang cukup mewakili tentang proses islamisasi di tanah sunda yang cenderung puritan. Jika dalam cerita-cerita jawa, proses islamisasinya di wakili oleh kisah  Ajisaka yang cenderung sinkretis. Maka kisah kiansantang mewakili proses islamisasi di tanah sunda yang cenderung sintesis dan puritan, yaitu penerimaan totalitas islam  sebagai pandangan hidup.
     Kisah tunduknya Kiansantang i depan sayidina ali menandai bahwa kiansantang menerima Islam secara totalitas.
 
 
 

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda