ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM INDONESIA > Intelektual. > Anies Baswedan

 
 
 
 
 
 
 
 

Anies Baswedan

 
ANIES BASWEDAN, Phd. (1969-     M)

 

       Salah seorang intelektual muda Indonesia ternama, dan menjadi rektor termuda di Indonesia (menjadi rektor universitas Paramadina Jakarta pada usia 40 tahun). Ia juga termasuk dalam jajaran 100 intelektual dunia versi jurnal terkemuka Amerika Serikat, Foreign Policy,
       Lahir 7 Mei 1969. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Drs. Rasyid Baswedan (dosen fakultas Ekonomi UII Yogyakarta), dan Prof. DR. Aliyah Rasyid M.Pd.(dosen fakultas ilmu sosial UGM), dan merupakan cucu dari AR. Baswedan, salah seorang pejuang nasional dan salah satu founding fathers republik indonesia.
       Gelar sarjana dalam bidang ekonomi dari UGM (Universitas gajah mada) Yogyakarta, gelar master didapat dari School of Public Policy, Universitas Maryland.  Dan gelar doktor diraih dari Northern Illinois University, departement of Political Science.
      Ketika masih di SMA, ia pernah mengikuti program pertukaran pelajar AFS intercultural programs selama satu tahun di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat. Ketika menjadi mahasiswa, ia pernah menjadi ketua umum senat mahasiswa UGM. Ia mendapatkan beasiswa Japan Airlines Foundation untuk mengikuti kuliah musin panas bidang Asian Studies di Universitas Sophia di Tokyo, Jepang
        Setelah lulus dari UGM, ia kemudian bekerja di Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi di UGM. Ia kemudian mendapat beasiswa Fullbright untuk pendidikan master dibidang international security and economy policy di University of aryland, College Park. Ketika masih mahasiswa, ia dianugrahi William P. Cole III Fellow di Maryland School of Public Policy, ICF Scholarship, dan Asean Student Award. Di Amerika ia rajin menulis sejumlah artikel dan menjadi pembicara dalam berbagai konfrensi, mengenai desentralisasi, demokrasi politik Islam di Idonesia.
     Kariernya: Ia pernah bekerja sebagai advisor bidang desentralisasi dan otonomi daerah di Partnership for Governance Reform Jakarta; Pernah menjadi peneliti utama di lembaga survei indonesia; Tahun 2005 menjadi pesrta Gerald Maryanov Fellow di Departemen ilmu politik di Universitas Northern Illinois sehingga dapat menyelesaikan disertasinya tentang “Otonomi Daerah dan Pola Demokrasi di Indonesia”.  Ia kemudian menjadi rektor Universitas Paramadina, dan termasuk rektor termuda di Indonesia, dan menjadi  direktur riset pada The Indonesian Institute.
 
Karya
·         Political Islam: Present and Future Trajectory, sebuah artike yang dimuat di Asian Survey, sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Universitas California.
·         Indonesian Politics in 2007: The Presidency, Local Elections and The Future of Democracy, suatu artikel yang diterbitkan oleh BIES, Australian National University.
 

 

 

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda