ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > SAINTIS >  Ahli Astronomi (Ahli Ilmu Falak) > Al Farghani

 
 
 
 
 
 
 
 

Al Farghani

 

AL FARGHANI (w. 861 M),
Astronom
 
     Salah seorang astronom terpenting dalam sejarah peradaban Islam yang karya-karyanya banyak diterjemahkan ke dalam bahasa barat (Eropa).
     Nama Abu al Abbas Ahmad bin Muhammad bin Kathir al Farghani. Di barat ia terkenal dengan nama Alfraganus. Lahir di Farghan, Transoxania, sebuah kota yang terletak di tepi sungai Sardaria Ubzekistan.
    Ia merupakan tokoh terkemuka dan astronom yang hidup pada msa khalifah Al Ma’mun (mp. 813-833 M) hingga kematian khalifah Al Mutawakil (mp. 847-881 M). Ia pernah diutus oleh Al Mutawakil ke Fustat (Kairo lama) untuk mengawasi Nilometer disana.
    Sepeninggalnya, usahanya kemudian dilanjutkan oleh Al Battani (w. 829 M) dan Tsabit bi Qurrah (w. 901 M). Karya utamanya masih ada dalam bahasa Arab yang tersimpan di Oxford, Paris, Kairo dan perpustakaan Princeton University.
 
Peran & Pemikiran
    Ketika khalifah Al Ma’mun membangun observatorium astronomi di Baghdad (tahun 829 M), ia memulai observasinya disana. Melalui observasi yang terus menerus dilakukannya ia berhasil membuat jadwal apogee (apogeum) dan perigee (perigeum) masing-masing planet, dengan sistem koresponden episkel ke dalam eksentrisitas-eksentrisitas dan elips-elips yang terdapat dalam astronomi modern.
     Al Farghani merupakan pioner astronomi modern. Ia juga pernah melakukan observasi eksperimen untuk menentukan diameter bumi. Disamping Al Battani, ia juga banyak memperkenalkan istilah-istilah astronomi arab asli, antara lain: Azim, uth, zenith, nadhir dn lain-lain. 
 
Karya
  •  Jawami ilm an Nujum wa al Harakat as Samawiyya
  •  Ushul ‘Ilm an Nujum
  •  Al Madkhal ila ‘Ilm Hayat al Falak (Pengantar ke Ilmu Perbintangan), merupakan sebuah kompendium ilmu astronomi. Buku ini merupakan karya terpentingnya.
  •  Kitab Al Fushul ats Tsalatsin. Keterangan: Buku-buku diatas semuany diterjemahkan ke dalam bahasa Latin Spanyol oleh John dari Seville dan Gerard dari Cremona pada tahun 1135 M. Terjemahan dalam bahasa Hebrew oleh Jacob Anatoli masih terawat baik di Berlin, Munich, Viena, Oxford dan lain-lain.
  •   Al Kamil fi Asturlab, dalam bahasa Arab. Buku ini telah diterjemahkan oleh Gerard de Cremona dan Johannes Hisplanesia dengan nama Compendium Regiomontanus. Para astronom barat mengembangkan compendium ini dan menyebarluaskn ke seluruh Eropa.
  •  Fi San’at al Asturlab, dalam bahasa Arab. Buku ini tersimpan di Paris dan Berlin

(Adeng Lukmantara)

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda