ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > SAINTIS >  Ahli Astronomi (Ahli Ilmu Falak) > Al Batani

 
 
 
 
 
 
 
 

Al Batani

 

AL BATTANI (244-317 H / w. 929 M)
Astronom
     Seorang astronom terbesar dikalangan orang Arab dan terkemuka dizamannya. Ia juga ahli dalam ilmu pasti (matematika). Oleh La laude (astronom Prancis), Al Battani dianggap sebagai salah seorang dari 20 orang besar astronomi dalam sejarah manusia.
    Nama Abu Abdullah Muhammad bin Jabir bin Sinan Al battani Al Harani as Sab’I. Di barat ia terkenal dengan nama Al Bategni atau Al Bategnius atau Albatenius. Ia berasal dari keluarga pemeluk kepercayaan sabi’ah, tetapi ia sendiri adalah seorang muslim yang ta’at.
     Ia lahir di Harran dan meninggal di Kasr al Jiss, Suri’ah. Ia menempuh pendidikan di kota kelahirannya dan hampir seluruh hidupnya di habiskan di Ar Rakka, suatu daerah tepi sungai Eufrat, untuk mengadakan observasi astronomi. Ia mulai terjun dalam dunia astronomi pada usia 20 tahun hingga akhir hayatnya.
     Ia merupakan rekan dari Tsabit bin Qurrah dan sama-sama bekerja di Obsevatorium yang dibangun oleh Khalifah Al Ma’mun di Ar Rakka. Kegiatan Al Battani tercurahkan kepada yang dinamakan Al Jayz (kalender astronomi), yang ia buat tahun 900 M dengan sangat cermat dan akurat. Pengamatannya yang sangat akurat mengenai gerhana matahari menjadi dasar yang pasti bagi pengamatan sejenis hingga tahun 1749 M. Ia menentukan derajat kemiringan lingkaran gerhana itu 25°35’, suatu hitungan yang sangat mengagumkan, karena saat itu belum ada peneliti yang menggunakan alat-alat astronomi yang modern seperti saat ini. Ia juga memperbaiki karya Ptolemaeus, menyusun tabel penting tentang planet yang disalin Plato dari Trivali, yang kemudian menjadi referensi Copernicus dalam karyanya De Revolutionibus orbium Celestium.
     Dalam bidang ilmu pasti, ia diyakini sebagai orang yang pertama kali memasukan sinus dan cosinus dalam ilmu pasti. Ia menggunakan sinus dan cosinus sebagai ganti hypotenuse yang banyak digunakan orang Yunani.
 
Karya
  • Kitab Ma’rifat Matali’ al buruj fi ma baina Arba’ al Falak. Buku ini membahas kenikan tanda-tanda zodiak dalam suatu ruang diantara kuadrat-kuadrat sfera langit, yaitu kenaikan titik pada ekliptika pada waktu tertentu. Buku ini dipandang dapat memberikan suatu pemecahan terhadap persoalan-persoalan astrologi dengan cara matematika.
  • Syarh al Maqalat al Arab’ li Batlamiyus. Buku yang berisi uraian dan komentar tajam terhadap Tetrabilon (bidang 4)-nya Ptolemaeus.
  • Risalah fi Tahqiq Aqdar al Ittisalat.
  • Al jayz, berisi peneropongan terhadap bintang-bintang. Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Spanyol dan Latin.

 

 (Adeng Lukmantara)

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda