ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > SAHABAT NABI > Sahabat dari Kalangan Wanita > Ummu Syuraikh al Qurasyiah

 
 
 
 
 
 
 
 

Ummu Syuraikh al Qurasyiah

UMMU SYURAIK AL QURASYIAH
 
      Sahabat Nabi dari kalangan wanita, dan termasuk wanita di barisan pertama yang masuk Islam ketika di Mekah. Dan termasuk penda’wah awal yang gigih.
       Nama: Ghaziyah binti Jabir bin Hakim, dan kemudian terkenal dengan nama Ummu Syuraik al Qurasyiah. Ia seorang wanita Quraisy dari Bani Amir bin Lu’ai dan ia pernah menjadi istri Abu al-Akr ad-Dausi.
        Ia  merasa simpati dengan Islam sejak masih di Mekah, hingga menjadi mantaplah iman di hatinya sehingga ia kemudian mempersembahkan hidupnya untuk menyebarkan dakwah tauhid,.
       Mulailah Ummu Syuraik bergerak untuk berdakwah dan mengajak wanita-wanita Quraisy secara sembunyi-sembunyi. Beliau berdakwah kepada mereka, memberikan dorongan-dorongan agar mereka masuk Islam tanpa kenal lelah dan jemu.
       Dan ketika. aktivitas Ummu Syuraik ra telah diketahui penduduk Mekah. Akhirnya, mereka menangkap beliau dan berkata, “Kalaulah bukan karena kaum kamu, kami akan tangani sendiri. Akan tetapi, kami akan menyerahkan kamu kepada mereka.”
     Ummu Syuraik berkata, “Maka datanglah keluarga Abu al-Akr (yakni kelurga suaminya) kepadaku kemudian berkata, ‘Jangan-jangan engkau telah masuk kepada agamanya (Muhammad)?’ Beliau berkata, ‘Demi Allah, aku telah masuk agama Muhammad’. Mereka berkata, ‘Demi Allah, aku akan menyiksamu dengan siksaan yang berat’. Kemudian, mereka membawaku dari rumah kami, kami berada di Dzul Khalashah (terletak di Shan’a’), mereka ingin membawaku ke sebuah tempat dengan mengendarai seekor onta lemah, yakni kendaraan mereka yang paling jelek dan kasar. Mereka memberiku makan dan madu, akan tetapi tidak memberikan setetes air pun kepadaku. Hingga manakala tengah hari dan matahari telah terasa panas, mereka menurunkan aku dan memukuliku, kemudian mereka meninggalkanku di tengah teriknya matahari hingga hampir-hampir hilang akalku, pendengaranku dan penglihatanku. Mereka melakukan hal itu selama tiga hari. Tatkala hari ketiga, mereka berkata kepadaku, ‘Tinggalkanlah agama yang telah kau pegang!’ Ummu Syuraik berkata, ‘Aku sudah tidak lagi dapat mendengar perkataan mereka, kecuali satu kata demi satu kata dan akau hanya mmeberikan isyarat dengan telunjukku ke langit sebagai isyarat tauhid’.”
Karena ketabahannya inilah, kemudian keluarga suaminya masuk islam dan semuanya hijrah bersama Rasulullah.

 

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda