ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > SAHABAT NABI > Sahabat dari Kalangan Wanita >  Ummu Hakim binti Haris

 
 
 
 
 
 
 
 

 Ummu Hakim binti Haris

 

UMMU HAKIM BINTI HARIS (Abad 1 H)
 
     Ummu Hakim binti Haris dikenal juga dengan panggilan Ummu Jamil. Ia berasal dari suku Quraisy bani Makhzum. Ayahnya adalah Haris bin Hisyam, merupakan saudara dari Abu Jahal. Ibunya adalah Fatimah binti Walid bin al Mughayyarah. Ia kemudian menikah dengan anak pamannya, Ikrimah bin Abi Jahal.
      Ia masuk Islam ketika penaklukan Mekah (futuh mekah), tetapi suaminya, Ikrimah melarikan diri ke yaman, sebab ia merupakan salah seorang tokoh Quraisy yang sangat keras memusuhi Islam. Melihat kejadian ini, Ummu Hakim menghadap nabi dan meminta perlindungan terhadap suaminya. Dan Nabi akhirnya menjamin pula keselamatan suaminya itu. Setelah itu Ummu Hakim bewrgegas mencari suaminya ke Yaman, dan memintanya pulang, dengan jaminan dari Nabi. Ikrimah akhirnya mau kembali ke Madinah dan masuk Islam.
      Suaminya, Ikrimah ikut dalam penaklukan kota Syam. Dan pada saat  perang yarmuk, suaminya dan anaknya gugur. Setelah iddanya selesai, kemudian Khalid bin Walid memberanikan diri untuk melamarnya. Tetapi ketika pesta pernikahan akan digelar, datang serangan yang dikenal dengan ’Marju as Syuffar’. Khalid menginginkan agar pernikahannya ditunda, maka Ummu Hakim berkata:” Apakah engkau hendak menunda pernikahan kita sampai Allah menghancurkan sekalangan musuh itu.” Berkatalah Khalid:” Perasaanku mengatakan bahwa aku akan mati dalam peperangan itu.”. Maka berkata Ummu Hakim:” Bergegaslah engkau untuk menikahiku.”. setelah mendengar perkataan itu, Khalid dan Ummu Hakim binti Haris merayaakan pesta nikah, didekat sebuah jembatan, yang kemudian dinamakan jembatan haris.
    Sebelum selesai sarapan pagi tentara muslim disrang oleh Romawi, yang menyebabkan kematian Khalid bin Walid. Mendengar suaminya gugur, ia langsung terjun ke medan perang, konon ia bisa mengalahkan 7 tentara Romawi.
      Setelah kematian khalid, ia kemudian menikah dengar Umar bin Khaththab, dan dikaruniai seorang anak yang dinamakan Fatimah. Tetapi fatimah tidak beruur panjang. Ia meninggal beberapa waktu setelah kelahirannya.

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda