ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > SAHABAT NABI > Sahabat dari Kalangan Anshar > Usaid Hudhair

 
 
 
 
 
 
 
 

Usaid Hudhair

 
USAID BIN HUDHAIR, (w. 20 H)
       Sahabat nabi dari kalangan Anshar, pemimpin dikabilahnya, dan salah seorang dari 12 orang yang dibaiat rasul pada baiat aqabah 2 menjelang hijrah.
      Nama Usaid bin Hudhair bin Sammak bin Utaik al Ausi. Ayahnya, Hudhair al Kata’ib adalah pemimin kabilah Aus, seorang bangsawan Arab dan termasuk pejuang tangguh mereka.
      Usaid mewarisi kedudukan, keberanian, dan kedermawanan dari ayahnya, ia menjadi kepala suku kabilah Abdul Asyhal dari Madinah. Ia masuk Islam di tangan duta besar Islam, Mush’ab ibn Umair. Dan ia juga merupakan faktor penyebab masuk islamnya Sa’ad bin Muadz. pada awalnya ia marah besar dan akan menumbak Mush’ab Bin Umair, karena Mush’ab dianggap telah menyeleweng dari agama nenek moyangnya. Tetapi Mush’ab menyuruhnya untuk mendengarkan, dan akhirnya ia tertarik pada ajaran Islam, dan masuk Islam.
      Ia adalah seorang dari 12 orang yang dibaiat di bukit Aqabah menjelang hijrah. Ia turut dalam banyak peperangan. Dalam perang Uhud ia terkena 7 luka dan ia tetap bersama rasulullah disaat pasukan musuh mengetahui posisi beliau. Dalam peristiwa tsaqifah, ia mengajak orang-orang anshar untuk memilih khalifah di kalangan muhajirin.
     Ia meninggal di Madinah. Jasadnya diusung oleh Umar bin Khathab dan dimakamkan di Baqi’. Dimasa hidupnmya, ia memiliki suara yang bagus dalam membaca Al Qur’an, sampai Nabi memberitahu bahwa suatu malam para malaikat mendekati usaid   untuk mendengar bacaannya.
USAID BIN HUDHAIR, (w. 20 H)
       Sahabat nabi dari kalangan Anshar, pemimpin dikabilahnya, dan salah seorang dari 12 orang yang dibaiat rasul pada baiat aqabah 2 menjelang hijrah.
      Nama Usaid bin Hudhair bin Sammak bin Utaik al Ausi. Ayahnya, Hudhair al Kata’ib adalah pemimin kabilah Aus, seorang bangsawan Arab dan termasuk pejuang tangguh mereka.
      Usaid mewarisi kedudukan, keberanian, dan kedermawanan dari ayahnya, ia menjadi kepala suku kabilah Abdul Asyhal dari Madinah. Ia masuk Islam di tangan duta besar Islam, Mush’ab ibn Umair. Dan ia juga merupakan faktor penyebab masuk islamnya Sa’ad bin Muadz. pada awalnya ia marah besar dan akan menumbak Mush’ab Bin Umair, karena Mush’ab dianggap telah menyeleweng dari agama nenek moyangnya. Tetapi Mush’ab menyuruhnya untuk mendengarkan, dan akhirnya ia tertarik pada ajaran Islam, dan masuk Islam.
      Ia adalah seorang dari 12 orang yang dibaiat di bukit Aqabah menjelang hijrah. Ia turut dalam banyak peperangan. Dalam perang Uhud ia terkena 7 luka dan ia tetap bersama rasulullah disaat pasukan musuh mengetahui posisi beliau. Dalam peristiwa tsaqifah, ia mengajak orang-orang anshar untuk memilih khalifah di kalangan muhajirin.
     Ia meninggal di Madinah. Jasadnya diusung oleh Umar bin Khathab dan dimakamkan di Baqi’. Dimasa hidupnmya, ia memiliki suara yang bagus dalam membaca Al Qur’an, sampai Nabi memberitahu bahwa suatu malam para malaikat mendekati usaid   untuk mendengar bacaannya.

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda