ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > SAHABAT NABI > Sahabat dari Kalangan Anshar > Umair bin Sa'ad

 
 
 
 
 
 
 
 

Umair bin Sa'ad

 

UMAIR IBN SA’AD (w. 45 H)
 
      Putra sahabat nabi dari kalangan anshar, Sa’ad Al Qari (penghapal Al Qur’an).
      Nama Umair bin Sa’ad bin Ubayd Al Ausi al Anshari. Ayahnya, Sa’ad ibn Ubaid yang terkenal dengan nama Sa’aad al Qori (penghapal Al Qur’an) dari kalangan Anshar, dan gugur dalam perang Al Qodisiyah. Ia menemani ayahnya untuk membaiat nabi dan mengikrarkan diri masuk Islam di hadapan beliau.
     Umair adalah sosok yang terkenal wira’I, takwa dan selalu berada di garda terdepan dalam mengerjakan shalat, dalam jihad dan dalam meraih pahala.
     Ketika mendengar ucapan Jallas bin Suwaid ash Shamit (yang masuk Islam karena takut) yang mengatakan tentang nabi:” Kalau orang ini berkata jujur, maka kita akan menjadi ebih buruk dari keledai.” Umair berusaha untuk mengingatkan Jallas dan menyarankan untuk bertobat, tapi ia tidak mengindahkannya. Maka ia mengadukan jallas kepada Nabi. Nabipun memanggil Jallas, tetapi jalas bersumpah tidak mengatakan sesuatu yang jelek tentang nabi. Lalu turunlan Qur’an Surat At Taubah ayat 74. Pada akhirnya Jallas mengakui kesalahannya, dan bertobat. Kemudian Nabi memegang telinga Umair dan berkata:” Hai anak muda, telingamu telah menunaikan janjinya (fungsinya0 dan tuhanmu membenarkan ucapanmu.”
     Ia ikut dalam pembebasan wilayah Syam. Dan Umar bin Khtahab ketika menjadi khalifah mengangkat Umair sebagai gubernur Hims. Pada awalnya ia menolak, tetapi Umar tetap mengankatnya. Umar berkata tentang Umair: “ Aku merindukan punya pembantupembantu seperti Umair bin Sa’ad dan aku akan menugaskan mereka untuk mengurusi urusan kaum muslimin.”
    Ia meninggal pada tahun 45 H.

 
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda