ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > SAHABAT NABI > Sahabat dari Kalangan Anshar > Sa'ad bin Ubadah

 
 
 
 
 
 
 
 

Sa'ad bin Ubadah

 
SA’AD BIN UBADAH (w. 15 H)
 
     Sahabat Nabi dari kalangan anshar (asli madinah), termasuk pemimpin (amir) terpandang di masa jahiliyah. Dan merupakan salah satu kandidat khalifah setelah Nabi meninggal
     Nama Sa’ad bin Ubadah bin Dulaim bin Haritsah Al khadrazi, dan biasa dipanggil Abu Tsabit. Di era jahiliyah ia digelari Al kamil, karena pengetahuannya yang sempurna dalam bidang tulis menulis, kepandaiannya dalam berenang dan memanah.
      Ia menjadi salah satu diantara 12 pemimpin anshar yang terpilih dalam ba’iat aqabah II. Dan ketika prosesi baiat bocor, mereka mengusir rombongan dan menangkap Sa’ad. Mereka mengikat tangaan hingga leher dan menyertenya ke kota Mekah.
     Dan ketika peristiwa hijrah, biasanya satu rumah anshar didatangi satu, dua atau tiga orang muhajirin, tetapi rumah Sa’aad didatangi 80 orang muhajirin.
      Ia merupakan pemimpin bani Sa’adah dan pembawa panji mereka dalam setiap peperangan. Ia tidak hanya memperjuangkan islam dengan kekayaan tetapi dengan kekuatan dan kepandaian. Ia termasuk seorang pemanah ulung dan mengikut nabi pada setiap peperangan. Dan ketika peristiwa futuh mekah, ia ditugasi nabi memimpin komandan garis depan.
     Sa’ad bagi kaum anshar sama kedudukannya dengan abu bakar dikalangan muhajirin, dan pernah di beri tugas sebagai wakil beliau sebagai pemimpin Madinah ketika beliau pergi berperang. Sa’ad termasuk salah seoraang kandidat khalifah dari kalangan anshar selepas Nabi meninggal. Tetapi ia kemudian kalah suara dari Abu Bakar.
     Ia meninggal di Syam pada tahun 15 H, dan ia meriwayatkan 21 hadit nabi.

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda