ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > SAHABAT NABI > Pemeluk Islam Awal > Ammar bin Yasir

 
 
 
 
 
 
 
 

Ammar bin Yasir

 

AMMAR BIN YASIR (57 SH-37H)
 
“Iman telah merasuk pada diri Ammar sampai ke tulang sumsumnya” (HR. An nasa’i dan Ibn Majah)
 
      Sahabat Nabi yang digelari Ath Thayyib al Muthayyib (orang baik), dan termasuk salah seorang dari 7 orang yang menampakan keislamannya.
      Nama Ammar bin Yasir bin Amir Al Kinani, dan biasa dipanggil Abu Yaqzhan. Lahir di Mekkah pada tahun 57 sebelum hijrah. Ayahny, Yasir bermigrasi ke Mekah, lalu menetap disana. Yasir menikah dengan Summayah bin Khayyath, dan melahirkan Ammar. Summayah, ibunda Ammar inlah orang pertama yang menjadi syahid dalam Islam.
     Orang-orang kafir sering menyiksanya dengan kejam. Mereka pernah menenggelamkan kepalanya di air, memukulinya, dan tidak memberinya makan dan minum, hingga ia tidak bisa duduk dengan sempurna dan tidak mengerti apa yang dikatakannya. Dalam kondisi tersebut, ia kadang mencaci Rasulullah, etapi rasulu menenangkan dan berkata:” Jika mereka kembali menyiksamu, maka lakukanlah seperti itu.” Dan peristiwa ini yang melatar belakangi turunnya QS An Nahl:106.
      Suatu hari Rasululah bertemu dengan Ammar, bapaknya dan ibunya sedang disiksa oleh orang-orang Quraisy. Kepada mereka beliau berkata:” Bersabarlah kalian, wahai keluarga Yasir! Sesungguhnya tempat kalian kelak adalah surga (HR. Al baghawi dan Abu Na’im).
     Dan ketika peristiwa hijrah, ia kemudian di persaudarakan dengan Hudzaifah al Yaman. Ia mengikuti perang badar dan berbagai peperangan bersama nabi. Ia juga mengikuti perang melawan orang-orang Murtad pada perang yaamah di era khalifah Abu Bakar. Ia juga mengiukuti dalam perang melaean Persia dan Romawi.
    Pada perang Al Yamamah, telinganya dipotong oleh kaum murtad, sehingga menjadi bahan ejekan. Tetapi ia menjawab:” Aku malah berutung hanya kedua telingaku yang tertawan (HR Ath Thabrany).
     Umar bin Khatab ketika menjadi khalifah mengangkat Ammar bin Yasir menjadi gubernur Kufah. Meski menjadi gubernur, ia malah semakin hidup zuhud dan rendah hati.
     Dalam perang shiffin melawan pemberontakan Muawiyah bin Abu Sufyan, ia berada di barisan khalifah Ali bin Abi Thalib, dan gugur dalam perang tersebut.
 
Pribadi
     Rasulullah pernah memerintahkan kaum muslimin sepeninggal beliau untuk meneeladani Abu Bakar, Umar, mengikuti petunjuk Ammar dan berpegang teguh dengan janji Ibn Ummu ’Abd (HR At Tirmidzi). Rasul menyambutnya dengan sebutan Ath Thayyib al Muthayyib, sabda nabi:” selamat datang, wahai Ath Thayyib al Muthayyib (HR At Tirmidzi).
     Dan ketika terjadi perselisihan antara Yasir dan Khalid bin Walid, Rasululah bersabda:” Siapa yang memusuhi Ammar bin Yasir, dia dimusuhi Allah. Dan siapa yang membenci Ammar bin Yasir berarti ia juga di benci Allah (HR. Ahmad) Beliau juga mengatakan:” Bila ammar disuruh memilih diantara 2 hal, maka ia akan memilih yang paig memberi petunjuk diantara keduanya (HR At Tirmidzi).
      Tercatat ia meriwayatkan 62 hadits dari Nabi. Dan banyak orang yang meriwayatkan hadits darinya, diantaranya: Ali, Ibn Abbas, Abu Musa al Asy’ary, Sa’id bin Musayyab, Al Qomah dan lain-lain.

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda