ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > SAHABAT NABI > Pemeluk Islam Awal >  Zubair bin Awwam

 
 
 
 
 
 
 
 

 Zubair bin Awwam

ZUBAIR BIN AWWAM (28 SH-36 H)
 
      Sahabat Nabi, dan merupakan keponakan istri nabi, Khadijah binti Khuwaild. Ia termasuk salah seorang dari 10 orang yang diberikatakan nabi akan masuk surga.
      Nama: Zubair bin Awwam bin Khuwailid Al quarisyi al Asadi, dan biasa dipanggil Abu Abdillah, dan digelari Hawari rasulullah (teman setia nabi). Lahir di Mekah pada Tahun 28 sebelum hijrah. Zubair merupakan putra bibi Nabi. Ibunya Shafiyah binti Abdul Muthalib, dan bapaknya Awwam bin Khuwailid merupakan saudara istri Nabi, Khadijah binti khuwailid.
     Ia berpostur tinggi, kulit warna coklat dan merupakan penunggang kuda yang hebat. Ketika terdengar ia masuk Islam, pamannya pernah mengurungnya di sebuah rumah yang dipanasi dengan api, tetapi ia tetap teguh memegang Islam.
     Ia termasuk yang mula-mula masuk Islam, dan ikut hijrah ke Habsyah yang pertama dan yang kedua. Ketika hijrah ke Madinah, ia dipersaudarakan dengan Salamah bin Salamah.
     Dan ia tidak pernah absent dalam mengikuti peperangan bersama nabi. Dalam perang Uhud, ia adalah orang yang pertama menghunus pedang ketika mendengar berita bahwa Nabi terbunuh dalam perang Uhud.
      Ia termasuk sahabat nabi yang kaya raya yang berprofesi sebagai pedagang. Ia menikah dengan Asma bin Abu Bakar. Dan diantara anak-anaknya, yaitu: Abdullah bin Zubair (salah satu dari 4 orang yang digelari al abdallah dalam hadits), dan Urwah bin Zubair, salah satu dari 7 ahli fiqih Madinah dimasanya.
       Ia termasuk dari salah seorang diantara 6 orang (ashhab asy syura’) yang ditunjuk Umar untuk memilih salah satui diantara mereka menjadi khalifah sepeninggalnya.
     Pada masa khalifah Ali bin Abi Thalib, ia memberontak bersama Thalhah dan Aisyah (istri Nabi) disatu pihak, serta Muawiyah dan Amr bin Ash di lain pihak memberontak terhadap khalifah Ali. Perang antara pasukan khalifah dengan pasukan Zubair terkenal dengan apa yang disebut dengan perang jamal (perang unta). Dan ia terbunuh dalam perang itu (pada tahun 36 H), oleh Anr ibn Jurmuz.
 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda