ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > PENYAIR & BUDAYAWAN > Penyair > Amir Khusroe

 
 
 
 
 
 
 
 

Amir Khusroe

 
AMIR KHUSROE (1253-1324 M)
Penyair, Pemusik
 
  Seorang penyair, pemusik, mistikus, juga maestro senirupa terbesar satu-satunya yang lahir sepanjang ratusan tahun pemerintahan Islam di India. Ia seorang jenius yang memberikan sumbangan besar terhadap puisi, musik dan mistik.
    Ia lahir di Patiali, dekat Kanauj. Ayahnya Syaifuddin Mahmud, bangsawan Balkh yang terpaksa menyingkir ke India karena gangguan Jengis Khan di Turkistan. Ayahnya meninggal ketika ia berusia 7 tahun. Khusroe muda mempunyai citarasa alami terhadap musik dan puisi, dan ia berhasil menguasai berbagai jenis ilmu pengetahuan sebelum berumur 15 tahun. 
    Gurunya yang utama dalam spiritual adalah Nizamuddin Auliya (Sayyid Muhammad Ibn Ahmad), seorang sufi besar dari Delhi. Ia sangat menghormati gurunya tersebut, karena itu ketika gurunya meninggal di Delhi, waktu itu ia berada di Benggala, ia langsung membagi-bagikan seluruh kekakayaannya kepada fakir miskin, dan bergegas menuju Delhi. Ia sangat meratapi kepergian gurunya, sejak itu ia senantiasa menyendiri dan ia meninggal 6 bulan setelah kematian gurunya, pada tahun 1324 M.
 
Jasa dan Karya
    Ia hidup di zaman Delhi diperintah oleh Sultan Alauddin Khilji, penguasa muslim yang sangat antusias terhadap perkembangan musik di India, dan Khusroe sendiri menjadi penyair di istananya.
    Kushrou merupakan penyair besar yang telah menghasilkan sekitar setengah juta sajak selama hidupnya. Ia menguasai banyak bahasa: Persia, Turki, Hindi, Arab dan sangsekerta. Sajak-sajaknya dalam bahasa Hindi lebih banyak dari pada bahasa Persia. Diantara penyair Persia, Khusrou menduduki tempat istimewa, ia menguasai semua bentuk puisi Persia.
    Amir Kushrou juga merupakan tokoh terpenting dibidang musik. Ia mendapatkan jabatan Nayak, yang kemudian selama lebih 600 tahun tidak dijabat orang lagi. Ia sangat populer dizamannya karena mempciptakan komposisi baru dalam berbagai jenis musik, seperti khiyal, kaul kalbana, ghaza, dana Tarana. Prof. Renade, dalam bukunya Indian Music, antara lain menyebutkan bahwa ketika pada penutup abad ke 13 M orang Islam menaklukan penguasa Devagiri, musik Islam mulai mempengaruhi India. Penemu aliran baru dalam musik di India Utara ini adalah Amir Khusrou yang memiliki kepekaan yang menyebabkannya mampu mencapai kesempurnaan dalam dunia musik.
       Ia sangat produktif menulis dan telah menulis sebanyak 92 buku. Mirza Bay Sungur pernah berusaha mengumpulkan karya Khusrou, ia mula-mula berhasil mengumpulkan 120000 sajak, kemudian menemukan lagi sebanyak 2000 sajak lagi.
     
Karya
·         Raudhatul Anwar (The Garden of Light), buku ini dibagi dalam 20 wacana, yang membicarakan topik-topik seperti Hakekat kata-kata, kedudukan guru, kesempurnaan manusia, hukuman dan ancaman hukuman, kondisi kehidupan, aturan mengenai cinta, minat terhadap keduniaan, menghargai masa muda dan sifat-sifat usia tua, mengecam minum berlebih-lebihan, akal dan kesederhanaan, celaka dan kesombongan, kedermawanan, bersatu dengan tuhan, penyucian jiwa, kesombongan, penciptaan, Tuhan dan sifat-sifat manusia.
·         Kamil Namah (Book of perfection)
·         Ghahar Namah (Book of Gems). Semua karyanya diatas mempunyai lingkup pembahasan dibidang pendidikan dan etika, berisi bab tentang kehidupan beragama dan aturan tentang akal.
 

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda