ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > PENGUASA & NEGARAWAN > Dinasti Moghul India >  Zahiruddin Babur

 
 
 
 
 
 
 
 

 Zahiruddin Babur

 

ZAHIRUDDIN BARUR (1482-1530 M)
 
   Pendiri kekaisaran Moghul di India. Ia adalah turunan 2 penakluk dunia terbesar Timur Leng (dari pihak ayah) dan Jengis Khan (dari pihak ibu). Ia merupakan keturunan raja-raja samarkand keturunan Timur Leng. Ayahnya, Syekh Umar (w. 1494 M), seorang pemberani, pribadinya menyenangkan dan juga dermawan. Ia juga mempunyai rasa humor yang tinggi dan pandai bicara. Ia meninggal dalam suatu kecelakaan. Sedang pamannya merupakan serdadu besar yang merupakan raja Samarkand.
    Nama: Zahiruddin Muhammad, yang dijuluki Babur (si macan). Ia lahir di Farghana, sebuah kota kecil yang terletak di sebuah negeri yang indah yang dibatasi sungai Amu Darya dan Syr darya, yang sangat berlimpah dengan bunga mawar dan buah-buahan.
    Babur merupakan putra ras murni (ras Turki Changhtai), berwajah tampan, ramah dan tidak punya rasa takut. Ia mahir main polo (kuda) dan pemanah yang hebat. Ia juga mampu berenang menyebrangi sungai besar dan juga mendaki gunung.
    Babur terkenal sebagai jendral besar yang gagah berani. Ia juga dikenal sebagai seorang sastrawan yang disegani (puisi-puisinya dicatat dalam bahasa Turki dan persia). Disamping seorang penyair yang mahir, ia juga seorang penulis prosa persia yang termasyhur.
    Babur untuk pertama kalinya naik tahta sebagai penguasa Ferghana menggantikan ayahnya Umar Mirza pada tahun 15000. Setelah naik tahta ia terobsesi untuk menguasai seluruh wilayah asia tengah sebagaimana Timur Leng, nenek moyngnya tempo dulu.
     Tetapi ambisinya terhalang oleh kekuatan Ubzekkistab Bahkan pada tahun1504 ia kehilanganFerghana. Berkat bantuan Ismail I (mp 907-930 H/ 1500-1524 M) penguasa Safawi, babur dapat menguasai Kabul (1512 M). dari sini ia memperluas kekuasaannya ke sebelah timur sehingga ia dapart merebut Delhi (1526 M) yang direbut dari dinasti Lody. Keberhasilannya ia raih dengan perjalanan yang panjang.
 
Petualangan Politiknya
    Setelah terjadinya anarki di kota Samarkand, yang menyebabkan ia harus melarikan diri. Tetapi 3 tahun berikutnya ia bersama pasukannya dapat merebut kembali kota samarkand. Tetapi hanya sebentar, musuhnya dapat menguasai samarkand kembali ketika ia sedang melakukan ekspedisi. Hal ini menyebabkan ia harus ia harus berada di pengasingan lagi. Pada tahun 1500 M, ia menyerang Samarkand dengan pasukan kecil dan merebutnya kembali, dan ia yang waktu itu masih belia diangkat menjadi raja samarkand. Tetapi tahun berikutnya, Shahi, Khan besar dari Uzbek dapat mengusirnya dari samarkan sehingga Babur muda harus menjadi pelarian kembali. Ia berkelana selama 4 tahun dan kemudian pergi ke Kabul, yang waktu itu diperintah oleh salah seorang pamannya.
    Ketika pamannya wafat dengan meninggalkan Kabul dalam keadaan kacau balau, kemudian Babur menduduki Kabul pada oktober 1504 M. dan sejak itu kariernya sangat melejit. Ia sangat menyenangi kabul yang dikelilingi bunga-bunga-an dan buah-buahan. Dan pad tahun 1512 ia berkesempatan merebut kembali samarkand (hanya 8 bulan saja). Dan setelah kembali ke Kabul, ia mulai merencnakan untuk menaklukan India.
     Pad hari jum’at, 17 November 1525 M babur dengan 12000 pasukan berangkat ke India. Gubernur Lodhi di Lahore, Daulat Khan, berjanji untuk membantunya melawan tuannya, sultan Ibrahim Lodhi, Raja india. Tetapi ketika tiba di Lahore, Daulat Khan, berkhianat, mengubah pikirannya. Tetapi ia dengan mudah dikalahkan babur.
    Kemudian babur menuju Delhi, ibukota yang dipimpin oleh Sultan Ibrahim Lodhi, Raja delhi. Kedua pasukan bertemu di daratan Panipat. Kekuatan pasukan babur yang hanya 1/10 nya dari pasukan ibrahim Lodhi, tetapi mempunyai disiplin yang tinggi dan dilengkapi oleh senajat api yang belum pernah dikenal di timur. Babur mengikuti taktik serangan (cara manuver) Mongol, sementara psukan musuh menyerang, maka ia melakukan serangan balik yang cepat dari kedua sayapnya dengan pasukan berkuda yang besar.
    Ibrahim Lodhi yang masih muda belum begitu berpengalaman sehingga ia terus untuk melakukan serangan yang frontal yang dimotori oleh gajah-gajah perangnya. Hal inilah yang dinginkan babur. Setelah berusaha tidak membuka tembakan sebelum gajah-gajah itu berada dalam jarak dekat. Dan ia dengan mendadak memerintahkan sehingga gajah-gajah itu berjatuhan dan berlari menuju tuannya sendiri. Setelah itu Babur melakukan serangan dengan pasukan berkudanya dan berhasil menghancurkan musuh.
    Setealh Ibrahim Lodhi terbunuh dan kehilangn sekitar 20000 pasuknnya. Babur kemudian bergerak ke delhi, yang menyerah tanpa perlawanan,. Dan sejak itu babur diproklamirkan menjadi kaisar Hindustan dari mimbar mesjid Jum’at di Delhi.
 
Tantangan ketika Berkuasa dan ekspansi
       Setelah ia menjadi kaisar, tantangan pertama muncul dri penguasa Rajput, Rana Sangram Singh (Matahari dari mawar) yang terkenal sebagai Rana sanga. Pasukan rajput ini memiliki 80.000 pasukan kuda dan 500 gajah yang dikomandoi oleh 120 pemimpin kepala suku, yang merupakan pahlawan-pahlawn India. Rana sendiri telah kehilangan 1 mata dan 1 lengannya di medan pertempuran setelah 18 kali bertempur dengan pasukan Afghanistan.
    Dalam menghadapi Rajput ini ia maju terus hingga Kanua, tempat dimana ia menantikan pasukan Rajput. Dalam menghadapi Rajput ini Babur menerapkan taktik Mongol. Kereta-keretanya diikatkan satu sama lain dengan rantai besi, dengan diselingi tembakan –tembakan Meriam. Ia memasang meriam Tripod (tangga berkaki 3) beroda yang bisa digerakan dengan cepat ke titik-titik yang terancam. Pasukan sayapnya dilindungi parit-parit yang dalam dan kawat-kawat rintangan.
     Pada awalnya pasukan Moghul menjadi panik ketika melihat kedatangan pasukan Rajput yang kuat dan banyak. Tetapi pemimpinnya, Babur, adalah orang yang sangat berpengalaman dalm perang, ia bukan orang yang mudah kehilangan keberanian. Ia berpidato membangkitkan semangat, dan ia sendiri bersumpah untuk tidak minum anggur lagi jika tuhan memenangkan peperangan itu. Pidato-pidatonya ini membangkitkan semangat pasukan Babur dan bersumpah untuk berjuang hingga titik darah terakhir.
    Pasukan Rajput muncul di medan perang pada tanggal 16 Maret 1527 M. Babur memecah pasukannya menjadi 3 kelompok dengan cadngan yang kuat. Dan ketika pasukan Rajput mulai kelihatan letih, Babur melakukan serangan serentak ke tengah maupun ke sayap pasukan lawan. Rajput dapat dikalahkan dengan kerugian yang besr sekali dan pasukannya dikejar-kejar hingga ke perkemahan mereka. Babur dengan kekuatan 1/10 nya dari kekuatan rajput dapat menghancurkan kekuatan hindu india untuk selama-lamanya.
    Tahun berikutnya Babur merebut Chanderi, dan pada tahun yang sama pasukannya melabrak kerajaan Afghanistan di bihar dan di Bengal. Sehingga hai ini memperkukuh kedudukannya sebagai kaisar ditanah India.
    Babur menetap di india tetapi ia tidak begitu mengenal India dan penduduknya. Tetapi ia bertekad untuk memperindah India. Ia memperindah ibukota yang baru, Agra, dengan keraton dan beberapa bangunan dan juga air mancur.
   Tetapi ia tidak ditakdirkan hidup lama di India, ia menderita sakit dan kemudian meninggal pada 26 desember 1530 M, dan dimakamkan di taman sebuah bukit di kabul., dimana ia disana pernah menikmati dan memandangi dunia yang indah disekelilingnya. Ia digantikan oleh putranya, Humayun, yang waktu itu dalam keadaan sakit dan masih belia.

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda