ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > PANGLIMA MILITER & AHLI  STRATEGI > Panglima (Jendral) di Era Umayah >  Qutaibah ibn Muslim

 
 
 
 
 
 
 
 

 Qutaibah ibn Muslim

QUTAIBAH IBN MUSLIM (49-96 H)
 
       Salah seorang jendral dari dinasti Umayah, penakluk Khwarizm, Sijistan, Samarkand dan wilayah pedalaman Cina.
     Nama: Qutaibah bin Muslim bin Amr bin Hushain al Bahili, dan nama panggilannya, Abu Hafsh. Ayahnya adalah orang yang sangat berpengaruh pada masa pemerintahan Yazid bin Muawiyah.
      Ia adalah seorang ahli strategi dan peninggang kuda yang lihai. Ia jugaseorang yang tegas, pemberani dan rendah hati tetapi tetap berwibawa. Ia juga ahli dalam bidang syair dan menjadi perawi syair.
     Ia menjabat gubernur Ray di era khalifah Abdul Malik bin Marwan, dan menjabat gubernur Khurasan (pada tahun 705 M) di era khalifah Walid bin Abdul Malik. Pada masa kedua khalifah ini ia melakukan penaklukan-penaklukan wilayah di sekitar asia tengah selama 13 tahun.
      Dari Khurasan inilah, ia kemudian memperluas wilyah kekuasan Islam.  Meskipun jumlah pasukan Arab masih sedikit, senjata terbatas, jarak sasaran yang hendak diserang sangat jauh, disamping medan perang bergunung-gungung, dan cuaca yang sanagt dingin, sehingga banyak yang meninggal dalam perjalanan. Tetapi faktor yang paling penting dalam kemenagna bangsa Arab adalah kepiawaian dan kecerdasan Qutaibah Ibn Muslim.
       Ia telah menaklukan wilayah Balkh, Kasyan, Farghanah, Bukhara, Khwarizm, Samarkand, Kabul, Kasygar ibukota Turkistan yang berada di wilayah Cina. Ia juga menjadikan samarkand sebagai pangkalan tentaranya dan melindunginya dengan benteng yang kuat.
     Qutaibah membiarkan daerah yang dikuasainya mengatur pemerintahannya sendiri, jika bersedia melakukan perjanjian damai. Ia hanya mengangkat pengawas dan wakil dari bangsa Arab (orang Islam) untuk memungut pajak.
     Tetapi ketika kekuasaan Umayah beralih dari Walid bin Abdul Malik kepada adiknya, Sulaiman bin Abdul malik, yang melakukan pembersihan dan penangkapan terhadap rezim Al hajjaj di tubuh militer, dan salah satunya adalah Qutaibah ibn Muslim. Pada awalnya Qutaibah berusaha untuk memisahkan diri dari kekhalifahan Umayah, tetapi kemudian ia terbunuh oleh Waki’ bin Hasan At tamimi.
 
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda