ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > ARSITEK

 
 
 
 
 
 
 
 

ARSITEK

A, Mengenal Arsitektur peninggalan Peradaban Islam

Peradaban Islam yang dibangun selama 1400 tahun lebih setidaknya telah melahirkan arsitektur yang khas, dan menjadi ciri dari arsitektur Islam itu sendiri. Banyak warisan arsitektur peradaban Islam yang menyejarah, yang diwariskan dari arsitek-arsitek muslim terdahulu yang hingga kini berdiri dengan megahnya.
Disamping masjid yang merupakan tempat ibadah umat Islam, terdapat juga bangunan-bangunan lainnya, seperti istana, hingga kini masih bisa disaksikan, dan mempunyai nilai sejarah yang panjang.

1. Taj Mahal di india

Taj mahal adalah hasil peradaban islam yang terindah di dunia, dan termasuk salah satu dari 7 keajaiban dunia. Taj Mahal ini dibangun oleh Syah Jehan, seorang penguasa kekaisaran Moghul di India, yang banyak membangun bangunan-bangunan spektakuler di tanah India.
Taj Mahal merupakan lambang kebesaran cinta, yaitu kebesaran cinta Syah Jehan kepada prameswarinya yang telah meninggal, Mumtaz Mahal.
Taj Mahal diarsiteki oleh Ustadz ahmad. Taj Mahal terbuat dari marmer putih diatas suatu teras segiempat dengan ketinggian 5 meter, dan luasnya 100x100 meter. Pada keempat penjurunya berdiri menara yang terbuat dari marmer juga. Taj mahal juga mempunyai 4 pintu masuk yang besar dan menghadap ke setiap 4 penjuru, tingginya 20 meter dengan langgam Persia. Ditengah ruangan terdapat makam Syah Jehan dan istrinya (Mumtaz Mahal). Tak jauh dari pinggir Tj Mahal mengalir sungai Yamuna.

2. Masjid Sultan Ahmad (Masjid Biru) di Turki

Masjid ini didirikan atas gagasan Sultan Ahmad I, (penguasa Turki Utsmani waktu itu) dan kemudian menjadi nama masjid tersebut. Perancangan dan pembanggunan masjid ini dipercayakan kepada Muhammad Agha (Mehmed Agha), seorang arsitek istana Turki Utsmani, penerus Sinan dan Dalgich.
Muhammad Agha memerlukan 8 tahun guna merancang dan membangunnya. Ditahun yang sama masjid selesai (pada tahun 1617 M) Sutan ahmad meninggal, dan jasadnya dimakamkan didekat masjid, dan namanya kemudian diabadikan menjadi nama masjid tersebut.
Masjid ini dikenal juga dengan nama masjid biru (Blue Mosque). Disebut demikian karena pada malam harinya ada efek sinar biru pada bangunan utama yang disebabkan pantulan cahaya didalamnya. rahasia warna biru itu terletak 260 jendela yang meneroboskan efek cahaya biru dari 21.043 keping iluminasi keramik bagian dalamnya.

3.Masjid Cordoba di Spanyol

Masjid Cordoba atau disebut juga dengan Mezquita adalah bukti dari hasil peradaban Islam di Spanyol, meskipun sekarang telah berubah menjadi gereja (sekarang dipakai sebagai gedung katedral diosese cordoba, spanyol). Masjid ini dianggap sebagai salah satu masjid terumit dan terindah di dunia.
Masjid ini dibangun pertama kali oleh Khalifah Abdurrahman I (Ad Dakhil) pada tahun 787 M, ang kemudian diperluas oleh penguasa-penguasa berikutnya. Cordoba waktu itu merupakan ibukota Spanyol Islam, yang waktu itu bernama Andalusia, dan menjadi pusat peradaban & pusat ilmu pengetahuan, yang banyak didatangi oleh para pelajar di mancanegara waktu itu.
Tetapi setelah era reqonquesta (penaklukan kembali), dan umat islam mengalami kekalahan, sehingga mesjid cordoba ini diubah menjadi menjadi gereja.

4. Istana Alhambra di Spanyol

Istana Alhambra merupakan warisan peradaban Islam di Spanyol, yang waktu itu bernama Andalusia. Istana ini berdiri kokoh di bukit La Sabica, Granada, Spanyol.
Nama Alhambra berasal dari bahasa arab, "Al Hamra" bentuk jamak dari kata ahmar, yang berarti merah. Dinamakan istana Al Hambra yang berarti istana merah, karena bangunan ini banyak dihiasi ubin-ubin dan bata-bata berwarna merah, serta penghias dinding yang agak kemerah-merahan.
Nama Alhambra juga dikaitkan dengan nama Sultan Muhammad bin Al Ahmad, pendiri kerajaan islam Bani Ahmar, kerajaan Islam terakhir yang berkuasa di Spanyol (1232-1492 M).
Selain menjadi bukti kejayaan Islam di tanah Spanyol, istana Alhambra mempunyai seni arsitektur yang tinggi.

5. Istana Topkapi di Turki

Istana Topkapi merupakan istana sultam-sultan Turki Utsmani dan keluarganya sekitar 400 tahun atau sejak 1465 hingga 1858 M. Istana ini terletak persis di tepi pantai di titik pertemuan antara selat Bosporus, tanjung tanduk emas (golden Horn), dengan laut marmara.
Topkapi yang dalam bahasa Turkinya berarti meriam, dibangun dengan arsitek turki, yang mempunyai tanaman-tamanan yang luas. Istana ini mulai dibangun pada tahun 1453 M, diatas lahan seluas 700 ribu m2. Pembangunan istana ini sendiri diawali dari keinginan Sultan Mehmed II, untuk mendirikan sebuah istana sebagai pusat kesultanan Turki Utsmani.

6. Masjid Amr bin Ash di Mesir

Mesjid ini terletak di daerah fusthtat atau disebut juga daerah Mishr el qadima (old Egypt)/ ibukota mesir lama, Fusthat.
Mesjid Amr bin Ash merupakan masjid pertama yang dibangun di Mesir (wilaha Afrika). Mesjid ini dibangun oleh Amr bin Ash pada tahun 21 H/ 642 M, atas perintah Khalifah Umar bin Khaththab, setelah penaklukan Mesir oleh Islam. Masjid ini dibangun setelah membangun ibukota Mesir untuk islam, yang bernama Fusthat.

7. Masjid Umayah di Syiria


Masjid ini berada di Damaskus, Syiria. Masjid ini didirikan pada masa khalifah Walid bin Abdul Malik dari Bani Umayyah pada tahun 88-97 H/706-715 M, yang dibangun di reruntuhan tempat ibadah kaum penyembah Dewa Yupiter.
Masjid ini memiliki 3 menara dan 4 pintu yang dihiasi mozaik.

8.Masjid Ahmad bin Thulun di Mesir


Masjid ini didirikan pada tahun 869 M oleh Ahmad bin Thulun, penguasa dinasti Thulun di Mesir. Masjid ini terletak di Sayyeda Zainab, Kairo dan merupakan ketiga terbesar di Mesir sejak penaklukan Mesir oleh Islam
Masjid ini dihiasi oleh sejumlah ornamen khas Islam, disamping menaranya yang spesifik dengan tangga yang melingkar.

9. Al Azhar di Mesir

Al Azhar merupakan lembaga pendidikan islam terbesar di dunia, dan dianggap yang pertama di dunia. Al Azhar ini didirikan oleh Jauhar as Siqili, seorang wazir (perdana mentri) dan panglima dinasti Fatimiah di Mesir, di era khalifah Al Aziz dari dinasti Fatimiyah, ang beraliran syi'ah.
Al Azhar didirikan setahun setelah pembukaan Mesir dan peresmian Kairo (Al Kahirah) sebagai ibukota negara (dinasti Fatimiyah). Pembangunan al azhar ini dimulai tahun 359 H/ 970 M dan selesai pada tahun 361 H/ 972 M.
Pada awalnya namanya Jami' al kaherah, tetapi di era pengganti As Siqili, yaitu Yaqub ibn Killis, masjid ini menjadi jamiyah institusi yang mengajarkan berbagai ilmu pengetahuan, dan masjid itu menjadi pusat pendidikan yang kemudian dinamai Jami' al Azhar, yang dinisbatkan kepada putri Rasulullah, Fatimah Az Zahra.
Tetapi ketika dinasti Ayyubiyah berkuasa di Mesir (567-648 H/1171-1250 M), Sultan Al Ayyubi menghapus pengaruh Syi'ah dan menggantinya dengan ahlu sunnah.

10. Masjid Sultan Hasan di Mesir

Masjid ang pertama yang dibangun oleh Sultan an Nashir Hasan bin Muhammad Al Qalawun pada tahun 757 H/1421 M, yang merupakan penguasa dinasti Mamluk Bahriyah, yang menguasai Mesir waktu itu.
Masjid ini merupakan masjid termahal yang dibangun di wilayah Mesir, yang menghabiskan dana sekitar 100 ribu dinar waktu itu. Mesjid ini mempunyai dinding yang tinggi, dan pintu masuknya merupakan yang tertinggi dari mesjid-mesjid yang ada diwilayah Mesir.
Tentang masjid sultan Hasan ini, Messaou Tifano, sejarawan asal Italia berkomentar :" Apabila Mesir pada zaman Fir;aun berbangga dengan piramid-piramidnya, maka mesir pada masa islam berbangga dengan masjid sultan hasan yang tidak ada satupun bangunan yang dapat menandinginya".

11. Masjidil Aqsa di Yerusalem

Masjidil aqsa adalah salah satu tempat yang disucikan oleh umat Islam disamping masjidil haram di Mekah dan masjid nabawi di Madinah. Masjidil aqsa mempunyai sejarah keterkaitan yang sangat erat sekali dengan umat islam, karena masjid ini merupakan arah kiblat pertama umat islam dan tempat mi'rajnya dalam peristiwa isra & mi'raj Nabi Muhammad saw.
Masjidil aqsa secara permanen dibangun di era pemerintahan abdul malik bin Marwan dari dinasti Umayah pada tahun 66 H dan selesai pada tahun 73 H. Masjid ini kemudian direnovasi oleh khalifah-khalifah sesudahnya, baik dari UMaah, Abbasiah, Fatimiah dan Ayyubiyah.. Dan lain-lain,

 

B, Mengenal Arsitek muslim

 Diantara arsitek-arsitek terbesar dan karyanya dalam peradaban Islam, adalah:

1. Sinan (1489-1578 M)
Merupakan arsitek terbesar (the great muhandis) dalam peradaban Islam dan salah seorang arsitek kebanggaan kesultanan Turki Utsmani. Ia adalah seorang arsitek otodidak yang membangun karier arsitekturnya pada usia 46 tahun, di era penguasa Sultan Sulaiman yang agung.
Diantara karya-karya Sinan, adalah: Masjid Sultan Sulaiman, Masjid Rastem pasha, masjid sehzade Mehmet (yang merupakan masterpiece) yang pertamanya, dan lain-lain.






a) Masjid Sulaimaniye b)Masjid Rastem pasha c)masjid sehzade Mehmet


2. Mehmed Agha (Muhammad Agha)
Seorang arsitek ternama Turki Utsmani (Ottoman), dan merupakan arsitek Masjid sultan Ahmad atau terkenal dengan masjid biru.
Mehmed Agha atau Muhammad Agha merupakan seorang tekhnisi lapangan berbakat yang kemudian menjadi arsitek istana terkenal di Turki Utsmani (Ottoman), penerus Sinan dan Dalghich.
Karya-karya arsitekturnya, diantaranya Masjid Sultan Ahmad atau ang terkenal dengan nama Masjid biru.



Masjid Sultan Ahmad (Masjid Biru) karya Mehmed Agha





3. Ustadz Ahmad

Ia seorang arsitek besar dari kekaisaran Moghul di India, dan merupakan arsitek Taj Mahal, bangunan terindah di dunia dan sekarang dimasukan salah satu dari 7 keajaiban dunia.



Taj Mahal karya arsitek Ustad Ahmad





4. Ustadz Khairuddin (abad 16 M)
Salah seorang arsitek besar Turki Utsmani, yang dianggap sebagai bapak pendiri arsitektur Turki. Diantara karya-karya arsitekturnya: Masjid Khar ad din Mi'mar, komplek pendidikan di Amasya, komplek pendidikan di Edirne (antara 1484-1488 M), masjid sultan Beyezid di Istambul yang disempurnakan dalam jangka 5 tahun (1501-1506 M).

5. Hasan Al Thuluni (1432-1517 M)
Hasan al Thuluni merupakan arsitek terbesar di zaman dinasti Mamluk di Mesir. Dialah penanggungjawab pembangunan gedung-gedung pemerintahan di Kairo Mesir dizamannya (akhir abad 15 hingga awal abad 16 M). Disamping itu ia juga merupakan peminat studi ilmu fiqih, sejarah & sastra, disamping pengajar para arsitek dizamannya.

6. Lutfullah (Abad 17 M)
Saintis (ilmuwan) dan arsitek di era kekaisaran Moghul di India. Ia merupakan putra dari Ustadz Ahmad (arsitek Taj Mahal).
Selama kariernya, ia berhasil merancang bangunan mousoleum untuk Rabi'ah Dauwani (saudara perempuan kaisarAurangzeb, kaisar Moghul). Bangunan ini semula dirancang sesuai dengan model Taj Mahal, tetapi secara kesluruhan gagal karena kulaitas bahan yang lebih rendah.

7. Mulla Murshid (Abad 17 M)
Seorang arsitek pada zaman kaisar Aurangzeb, kekaisaran Moghul di India, dan termasuk salah seorang yang turut berperan penting dalam penyelesaian Taj Mahal di India.
Pada tahun 1646 M, ia bermitra dengan koleganya ustadz (arsitek) Ahmad dan ustadz Hamid pada proyek Benteng Merah diibukota kekaisaran Moghul, yang disponsori oleh Shah Jehan, kaisar Moghul ayah dari Aurangzeb.

 

 8, Dan lain lain,

(lihat adenglukmantara,blogspot.com)

 

 

 

Submenu

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda