ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > AHLI TASAUF > Ahli Zuhud >  Malik bin Dinar

 
 
 
 
 
 
 
 

 Malik bin Dinar

MALIK IBN DINAR (w. 171 H)
 
      Tokoh zahid asal Bashrah, dan termasuk perawi hadits yang tsiqat. Ia putra seorang budak berkebangsaan Persia dari Sijistan dan menjadi murid Hasan al Bashry
      Ia biasanya dipanggil Abu Yahya.   . Ia pada awalnya seorang budak dari seorang perempuan bani Samah bin Luai, tetapi karena kepiawaiannya dalam menulis mushaf maka dia mendapat imbalan.
       Ia meninggal di Bashrah. Ia meriwayatkan hadits dari Anas bin Malik, Ibnu Saiirin, Qosim bin Muhammad dan Salim bin Abdullah. Sedang yang meriwayatkan darinya adalah Hamam bin Yahya, Said bin Abi Urbah, Ibnu Syaudzab dan lain-lain.
       Tentang kezuhudan Malik ibn Dinar diceritakan oleh Asy Sya’rani, bahwa ia makan dari hasil kerja mengambil pelepah kurma dan dirumahnya tidak ada apa-apa, kecuali mushaf (kumpulan lembaran Al qur’an), kendi dan tikar. Dan diceritakan pula, bahwa ia pernah berkata : “ Seandainya seseorang mempelajari ilmu untuk diamalkan, ilmunya akan berkembang, tetapi kalau ia mencari ilmu bukan untuk diamalkan. Ia akan bertambah keji, sombong dan merendahkan kaum awam”.
 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda