ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > AHLI TAFSIR & ILMU AL QUR'AN > Ahli Qira'at >  Ali ibn Hamzah al Kisai

 
 
 
 
 
 
 
 

 Ali ibn Hamzah al Kisai

 

ALI IBN HAMZAH AL KISA’I (w. 189 H / 804-5 M)
Ahli qira’at, nahwu dan lughah
 
     Salah seorang mahaguru / imam qira’at 7, terkenal juga dalam bidang nahwu dan lughah. Ia merupakan pengajar yang mendidik anak-anak Khalifah Harun Al Rasyid dari Dinasti Abbasiyah, yaitu Al ‘Amin dan Al Ma’mun.
     Nama Abul Hasan ‘Ali Ibn Hamzah Ibn ‘Abdillah Ibn Bahman Ibn Firuz Al Asady Al Kufy, dan lebih populer dengan nama Al Kisa’iy, karena pernah berihram hanya dengan satu kain. Ia merupakan keturunan dari Persia yang lahir di Kufah, berkediaman di Baghdad dan meninggal di Rayy.
     Pendidikannya, dalam bidang nahwu ia belajar di Madrasah al Basyriyah di Bashrah, madrasah khusus yang dibentuk untuk membina kader nahwu di Bashrah, yang didirikan pada masa Al Khalil Ahmad. Dalam bidang qira’at ia membaca Al Qur’an pada Hamzah az Zayyat sampai 4 kali dan mendapat persetujuannya. Guru-gurunya yang lain adalah Muhammad Ibn Abdul Rahman Ibn Abi Layla, Isa Ibn Amr Al ‘Amasy, Abu Bakar Ibn Ayyasy, Sulaiman Ibn Arqam, Ja’far Ash Shadiq, Al ‘Azrami, Ibn Uyaina. Disamping itu, ia juga meriwayatkan bacaan Syu’bah.
 
Peran dan Pemikiran
    Dalam bidang nahwu, ia dan muridnya, Al Farra’, menyusun satu bentuk aliran nahwu Kufah dan meletakan dasar-dasarnya yang berbeda dengan dasar-dasar nahwu Bashrah. Mereka membentuk madrasah tersendiri yang disebut Madrasah Kufah sebagai tempat pengkaderan ulama nahwu di Kufah.
    Di bidang qira’at, ia merupakan imam qira’at yang 7. Ia sangat selektif dalam mengambil bacaan. Ia menerima sebagian bacaan Hamzah (salah seorang imam qira’at 7) dan menolak sebagian yang lainnya.
     Al Kisa’I memiliki 2 perawi dalam qira’atnya, yaitu Hafs Ibn Umar Al Duri dan Al Laits Ibn Khalid Al Marwazi Al Baghdady (w. 854 M)
 
Karya
  • Ma’anil Qur’an

by: Adeng Lukmantara

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda