ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > AHLI KEDOKTERAN > Ahli Kedokteran > Abul Qosim az Zahrawi

 
 
 
 
 
 
 
 

Abul Qosim az Zahrawi

 
ABUL QASIM AZ ZAHRAWI (w. 427 H / 936-1013M)
Pelopor Bedah Telinga
 
      Seorang dokter yang genius dan berbakat dari Andalusia (Spanyol), ahli bedah terbesar dalam peradaban Islam dan abad pertengahan, seorang ahli dalam teori pengobatan dan pelopor bedah telinga untuk mengembalikan pendengaran.
     Nama Khalef ibn al Zahrawi, dipanggil Abu Qoshim, dan di barat   ia dikenal dengan nama Abul Casis atau Alsa Baravius. Di namai Az Zahrawi, karena ia lahir di Al Zahra, di pinggiran kota Cordova (Spanyol). Ia kemudian menjadi dokter pribadi khalifahAbdurrahman III dan anaknya Al Hakam II, dari dinasti Umayyah di Andalusia (Spanyol).
     Ia pernah berkunjung ke Inggris sebagai tamu kehormatan, karena reputasinya sebagai dokter bedah yang mumpuni.

Pemikiran
     Az Zahrawi adalah seorang dokter dan ahli bedah yang mempunyai reputasi tinggi. Ia merupakan pelopor dalam ilmu pembedahan dan bisa dikatakan sebagai bapak ilmu bedah, dan telah meletakan fondasi perkembangan ilmu bedah di barat (Eropa). Tetapi ketidaksenangan alami pada ilmu bedah dalam pengobatan Islam menghalangi dirinya dan juga karyanya Al Tasrif mendapatkan popularitas yang sama di dunia Islam.
     Az Zahrawi berjasa menemukan dan menciptakan alat (instrumen) bedah yang belum pernah di kenal di dunia, dari instrumen-intrumen tersebut yang paling berguna, antara lain:
Ø Pengorek dengan ujung spons yang digunakan untuk membuang benda-benda asing dari ujung atas saluran pernafasan.
Ø Pasak-duga untuk pemeriksaan internal jalan air seni.
Ø Pegas pendengaran.
    Karyanya yang monumental, kitab Al tasrif, sebuah ensiklopedia kedokteran, operasi dan apotek. Karyanya ini diterjemahkan dalam bahasa perancis dan latin. Bukunya yang lain,Tafsir al Akyal wal Auzan yang mengantarkan kemasyuran di Eropa dalam waktu yang cukup lama
 
Karya
·         Al Tashrif Liman Arjaza Anit Ta’lif. Bukunya yang sangat monumental ini yang membuat ia menjadi sangat terkenal. Buku ini merupakan karya ensiklopedia dalam 30 jilid, yang menguraikan ilmu pengobatan termasuk ilmu bedah. Dalam buku ini ia memperkenalkan ide-ide baru, seperti pembakaran luka, menghancurkan batu dalam ginjal, dan perlunya Vivisection dan Dissection (penguraian bagian tubuh makhluk hidup dan mati dengan pembedahan). Dalam buku ini berisi tentang metode menyiapkan obat-obatan lewat sublimasi dan destilasi (penghalusan dan penyulingan ). Sebagian dari masalah pembedahan di peruntukan bagi ilmu kebidanan, perawatan bedah mata, telinga dan gigi. Jilid terakhir bukunya membahas tentang luka dan pembedahan, pembakaran (sterilisasi) luka, pengobatan tulang yang remuk dan pembersihan kotoran darah dalam rahim setelah bersalin. Buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa latin oleh Gerard De Cremona, dan diterbitkan di Venice (Italia) pada tahun 1497 M, di Stassburg (Jerman) tahun 1532 M, Di Basle (Swiss) pada 1541 M, dicetak di Oxford tahun 1778. Dan diterjemahkan dalam bahasa Provensa (Prancis Selatan) dan bahasa Hibrani.
·         Tafsir al Akyal wal Auzan
 

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda