ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > AHLI ILMU KALAM (TEOLOG) > Ahli Ilmu Kalam Mu'tazilah > Al Juba'i

 
 
 
 
 
 
 
 

Al Juba'i

 
AL JUBA’I (w. 303 H )
Teolog
 
     Seorang tokoh Mu’tazilah Bashrah terkemuka dizamannya, murid dari Al ‘Allaf (w. 235 H) dan guru dari Al Asy’ary, pemuka Ahlu sunnah.
    Nama Abu ‘Ali Muhammad bin abdul Wahab bin salam al Juba’I, dan terkenal dengan nama Abu Ali Al juba’i. Al juba’I sendiri adalah nama suatu kota di Bashrah yang banyak menghasilkan ulama-ulama besar.
     Ia merupakan ahli ilmu kalam (teolog) mu’tazilah terkenal, tetapi dalam bidang hukum bercorak Hanafi. Pendapatnya yang masyhur tentang Kalam Allah, kewajiban manusia dan akal.
 
Pemikiran
     Tentang Kalam Allah ia sependapat dengan rekannya An Nazhzham (tokoh mu’tazilah), kalam adalah segala sesuatu yang tersusun dari huruf-huruf dan dapat didengar, karena itu kalam adalah sesuatu yang baru dan tidak qadim. Tentang sifat Allah, ia menerangkan bahwa tuhan tidak mempunyai sifat, kalau dikatkan Tuhan berkuasa, berkehendak dan mengetahui melalui esensi-Nya, bukan dengan sifat-Nya.
     Tentang kewajiban manusia, ia membaginya ke dalam 2 kelompok, yakni kewajiban yang diketahui manusia melalui akalnya (wajib aqliyah) dan kewajiban-kewajiban yang diketahui melalui ajaran   yang dibawa para Rasul dan Nabi (wajib Syar’iyah). Adapun daya akal menurutnya sangat besar. Dengan akalnya manusia dapat mengetahui adanya Tuhan serta kewajiban bersyukur kepada-Nya. Akal manusia selanjutnya dapat mengetahui yang baik dan yang buruk serta mengethui kewajiban berbuat yang baik dan meninggalkan yang buruk. Pendapat ini kemudian menjadi ajaran mu’tazilah yang penting.
     Murid-muridnya cukup banyak, tetapi yang paling berpengaruh adalah Al Asy’ary, seorang pemuka ahlusunnah dan kemudian menjadi penentang mu’tazilah, dan Abu Hasyim, anaknya sendiri, tokoh mu’tazilah Basrah, pemuka Basyamiyah.
 
Karya
  • ·         Kitab Al Tashaffuh (Book of Scrutiny)

(Adeng Lukmantara)

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda