ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > AHLI HADITS > Ahli Hadits abad 8 H > Adz Dzahabi

 
 
 
 
 
 
 
 

Adz Dzahabi

ADZ DZAHABY (673-748 H)
Ahli Hadits
 
       Seorang ulama besar yang menguasai beberapa bidang keislaman, seperti hadits, tafsir, dan ilmu qira’at.
      Nama : Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad Bin Ahmad Bin Utsman Bin Qayimaz Bin Abdullah Adz Dzahaby. Nama Adz Dzahaby berasal dari ayahnya, Ahmad Bin Utsman adalah seorang tukang besi terkenal ahli menempa emas, sehingga digelari Adz Dzahabi (tukang emas). Keluarganya berasal dari Turki.
     Ia tumbuh dan berkembang ditengah keluarga yang berilmu. Ia mulai menaruh perhatian yang besar terhadap ilmu pengetahuan pada usia 18 tahun. Pada tahun 693 H, ia pergi ke berbagai kota dinegeri Suriah dan berguru kepada ulama-ulama terkenal dizamannya, diantaranya : An Nasibi (seorang ahli hadits). Kemudian pada tahun 695 H pergi ke Alexandria dan Bilbeis (Mesir) dan berguru kepada Jamaluddin Abu Al Abbas (ahli qira’at) dan Ibn Az Zahiri. Tahun 698 H ke Mekah dan berguru kepada Ibrahim Bin Muhammad Bin Ibrahim Ishaq Ath Thabary Al Maky (w. 691 H), seorang imam Masjidil haram dan ahli qira’at dan Muhammad Bin Abi Bakr Bin Khalil Bin Ibrahim Al Qurasyi Al makky (seorang ahli hadits dan ahli fiqih madzhab Syafi’iy) selama 4 tahun, juga berguru kepada Al Basis. Bidang qira’at ia juga belajar kepada Syekh Jamaluddin Abu Ishaq Ibrahim Bin Abi Dawud Al asqalani, dan Jamaluddin Abu Ishaq Ibrahim Bin Gali Ad Dimasyqi.
     Adz Dzahaby kemudian diangkat menjadi guru besar diberbagai sekolah terkenal di Suriah, antara lain : SekolahMasyhad ‘Urwah’ Dar Al Hadits An Naqiah, dan banyak lagi.
 
Karya
Dalam bidang hadits,
  •  Al Musytabihu Fi Asma’I r Rijal, suatu kitab hadits yang bagus sekali dan telah mencakup seluruh nama-nama yang dianggap mirip, dicetak di Leiden, pada tahun 1863 M.
  • Mizanu’l I’tidal, Kitab tentang jarh ewa ta’dil, yang terdiri dari 3 jilid. Setiap rawi meskipun rawi tsiqah diterangkan dan dikemukakan haditsnya, sebuah atau beberapa buah yang munkar atau yang gharib. Kitab ini berulang kali dicetak, dan cetakan terakhir dicetak di Mesir pada tahun 1325 H, dan terdiri dari 3 jilid, mencakup 10.907 orang Riyaus sanad.
  •   Al Muwaqqizahfi ‘Ilm Mustalah Al Hadits (Pembangkit dalam ilmu musthalah hadits).
  •  Al ‘Azb As Salal Fi Al Hadits Al Musalsal (Air tawar dalam hadits musalsal)
  •    A Hadits as Sifat (hadits-hadits tentang sifat-sifat Tuhan)
  •   At Tibbu An Nabawi (Pengobatan menurut sunnah nabi)
  •  Tajrid Asma’ As Shahabah (Pengungkapan nama-nama sahabat)
  •  Al Kasyif Fi Asma’ Rijal Al Kutub As Sittah (Penyingkap nama-nama perawi hadits dalam kitab hadits yang-6).
  •  Al Mughni Fi Ad Dhu’afa (Buku tentang perawi-perawi yang lemah dalam meriwayatkan hadits)
  •   At tamassuk Bi As Sunan (Berpegang kepada sunah nabi)
  • ·         Mu’jam Asy Syuyukh (Ensiklopedia mengenai guru-guru hadits), kitab ini merupakan ensiklopedia lengkap sejumlah guru hadits yang menjadi tempat belajar Adz Dzahabi.
  • Dalam bidang qira’at
  •   At Talwihat Fi ‘Ilm Al qira’at (Beberapa catatan tentang ilmu qira’at)
  • Dalam bidang sejarah
  •  Tarikh Al islam Wa Mukhtasar Duwal Al Islam (Sejarah Islam dan ringkasan negara-negara Islam)
  •   Akhbar Qudat Dimasyq (Sejarah para hakim di Damaskus).

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda