ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > AHLI HADITS > Ahli Hadits Abad 4 H/10 M > Al Hakim an Naisabury

 
 
 
 
 
 
 
 

Al Hakim an Naisabury

AL HAKIM AN NAISABURY (321-405 H / 933-1014 M)
Ahli Hadits & Tarikh (Sejarah) Hadits
 
  Ahli Hadits dan tarikh (sejarah) hadits termasyhur, yang menggabungkan kriteria Bukhari dan Muslim.
   Nama Abu Abdillah Muhammad Bin Abdillah Bin Muhammad Bin Hamdan Bin Hakam Bin Nu’aim Al Bayyi Ad Dabbi At Tamhani Al hakim An Naisabury. Nama Al Hakim merupakan gelarnya dalam bidang hadits. Ia lahir dan meninggal di Nisabur Iran.
   Ia belajar agama kepada ayah dan pamannya. Pada usia 9 tahun ia mulai belajar hadits dan umur 13 tahun ia belajar kepada Abu Hatim Ibn Hibban (w.342 H / 952 M). Al Hakim banyak meriwayatkan hadits darinya, dalam kitabnya Al Mustadrak
  Dalam pengembangan ilmiyahnya, ia mengembara ilmiyah ke Irak, Khurasan, Hejaz, dan berulangkali mengunjungi kota-kota yang menjadi tempat para ahli hadits. Kemampuan dalam bidang hadits dan ilmunya melebihi ulama hadits di zamannya, sehingga ia dijuluki Imam al hadits dan banyak yang berguru kepadanya.
   Dalam karier, ia pernah menjadi qadi (hakim) di Nisabur pada tahun 359 H, dan dipromosikan lagi sebagai hakim di Jurjan, tetapi ia menolak.
   Tulisannya banyak sekali terutama dalam hadits dan sejarah. Ia juga memberikan konstribusi dalam bidang ilmu hadits.
 
Karya
Dalam hadits,
  • Takhrij Al Hadits (penelitian hadits)
  • Tarikh Nisabur (sejarah nisabur), kitab ini merupakan kitab tarikh terbesar (tentang hadits) dan banyak faedahnya bagi para fuqaha, tetapi kitab ini telah hilang, ia hanya ditemukan dalam koleksi cuplikan yang terdiri dari beberapa lembar saja.
  •   Fada’il Al imam Asy Syafi’I (keunggulan Imam Syafi’I)
  •  Fada’il Asy Syuyukh (keunggulan para guru hadits)
  • Tarikh ulama An Naisabur (Sejarah ulama-ulama Nisabur)
  •  Al Madkhal Fi Ushul Al hadits (pengantar kaidah-kaidah hadits)
  •  Al Mustadrak Ila As Shahihain, himpunan hadits yang tidak diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim berdasar kriteria keduanya atau yang ditentukan oleh salah seorang dari antara keduanya. Kitab ini pernah didiskusikan dengan gurunya Ad Daruquthny (w. 385 H) yang tinggal di Irak. Kitab ini terdiri dari 4 jilid dan memuat 8690 hadits, yang ditulis ketika ia berusia 52 tahun (373 H).
Dalam bidang ilmu hadits,
  •  Ma’rifah ‘Ulum Al Hadits, dalam buku ini dibahas 52 cabang ilmu hadits, yang merupakan karya terbaik dalam ilmu hadits, dipuji para ulama. Syaikh Thahir Al Jaziri berkata :” Dalam buku Al Hakim ada banyak kegunaan yang penting, sudah seharusnya orang yang menekuni ilmu hadits menelaah buku ini.”
  • Al Madkhal Fi Usul Al Hadits dirayah

(Adeng Lukmantara)

    .

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda