ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > AHLI FIQIH > Ahli Fiqih Abad 2H/ 8 M > Abu Yusuf, Imam

 
 
 
 
 
 
 
 

Abu Yusuf, Imam

ABU YUSUF, Imam (113- 182 H / 731- 798 M)
Ahli Fiqih (Hukum)
 
    Seorang faqih besar dalam madzhab Hanafi. Ia pernah menjadi mufti dan ketua mahkamah (qadi al qudat / ketua para hakim) pertama di zaman khalifah Harun Ar Rasyid. Ia seorang ahli hukum Islam / ahli fiqih besar, murid dari Imam Abu Hanifah yang terkenal, dan orang yang pertama kali mensistematisasikan fiqih Hanafi (Ajaran-ajaran Abu Hanifah).
    Nama Ya’kub Ibn Ibrahim Ibn Habib Al Khufi. Ia lahir di Kufah, Irak, dari suku Bujailah, salah satu suku Arab dan masih keturunan dari salah seorang sahabat nabi dari kaum Anshar.
    Sejak kecil ia telah memiliki minat ilmiyah yang tinggi, tetapi kelemahan ekonomi (orang tuanya sangat miskin) menyebabkan ia harus mencari nafkah membantu orang tuanya. Meskipun miskin ia termasuk orang yang cerdas dan sangat giat dalam belajar, sehingga dikemudian hari menjadi ahli hukum (ahli fiqih) yang terkenal dan menggantikan peran gurunya (Imam Abu Hanifah) ketika gurunya itu meninggal dunia
    Pada awalnya ia giat mempelajari hadits dan banyak ahli hadits yang memujinya dalam hal periwayatan. Gurunya dalam bidang hadits diantaranya: Hisyam ibn Urwah, Abu Ishaq asy Syaibani, dan lain-lain. Tetapi kemudian ia tertarik mendalami fiqih, dan guru pertamanya dalam bidang ini ialah Imam Abu Abdurrahman Ibn Abi Laila (w. 148 H), seorang ulama terkemuka waktu itu, kemudian ia berguru kepada Imam Abu Hanifah, dan kemudian menggantikan posisi gurunya (imam Abu Hanifah) setelah sang guru tersebut meninggal selama 16 tahun.
     Setelah meninggalnya Imam Abu Hanifah, keadaan ekonominya semakin memburuk, sehingga ia terpaksa menjual rumah istrinya yang mengakibatkan sang mertua marah. Hal ini membuatnya meninggalkan Kufah dan pergi ke Baghdad (tahun 166 H / 782 M).
    Di Baghdad oleh Khalifah Al Mahdi (mp 159-169 H / 775-785 M) diangkat menjadi hakim di Baghdad Timur sampai dengan Khalifah Al Hadi (mp. 169-170 H / 785-785 M). Pada masa Khalifah Harun ar Rasyid ia diangkat menjadi qadi al qudat / ketua para hakim / mahkamah agung pertama di zaman Abbasiyah (qadi al qudat ini belum pernah ada semenjak dinasti Umayyah hingga Khalifah Al Hadi dari dinasti Abbasiyah).
    Meskipun mendapat kedudukan yang tinggi, ia selalu kokoh memegang moral yang tinggi.   Ia pernah mengadili Khalifah (Harun Ar Rasyid) atas tuduhan penggusuran tanah milik seorang Yahudi. Tetapi yang ia sesali sepanjang hidupnya, karena saat itu ia mempersilahkan sang khalifah duduk di kursi, sedangkan orang Yahudi duduk dilantai. Mestinya ia memperlakukan 2 orang sedang berperkara secara adil.
 
Peran dan Pemikiran
    Dalam bidang fiqih / hukum Islam menurut Ibn Khalikan, ia adalah orang yang pertama kali menyusun secara teratur semua buku fiqih madzhab Hanafi dan dialah yang menyebarluaskan pemikiran Abu Hanifah sehingga menjadi madzhab yang disegani. 
    Ia juga adalah orang yang pertama kali (dalam literatur Islam) menulis buku tentang sistem perpajakan (dalam Kitab Al Kharaj). Buku ini ditulis berdasarkan permintaan Khalifah Harun Ar Rasyid untuk digunakan sebagai manual perpajakan.
     Dalam bidang ekonomi, Abu Yusuf adalah orang yang pertama kali (dalam literatur Islam) menulis tentang mekanisme pasar, yaitu catatan mengenai peningkatan dan penurunan produksi berkaitan dengan perubahan harga. Ia berbeda dengan pemahaman saat itu yang beranggapan bila tersedia sedikit barang, maka harga akan mahal. Dan sebaliknya Abu Yusuf mengatakan :” Tidak ada batasan tertentu tentang murah dan mahal yang dapat dipastikan. Hal tersebut ada yang mengaturnya, prinsipnya tidak bisa diketahui. Murah bukan karena melimpahnya makanan, demikian juga mahal tidak disebabkan karena kelangkaan makanan. Murah dan mahal adalah ketentuan Allah, terkadang makanan berlimpah tetapi mahal, tetapi terkadang makanan sangat sedikit tetapi murah.” (Abu Yusuf, Kitab Al Kharaj). Dari pernyataan diatas, Abu Yusuf menyangkal pendapat umum mengenai hubungan terbalik antara penawaran dan harga. Pada kenyataannya harga tidak tergantung pada penawaran saja , tetapi juga tergantung pada kekuatan permintaan, atau penimbunan dan penahanan barang atau semua hal tersebut. Teori Abu Yusuf ini ditulis jauh sebelum Adam Smith di Eropa.
 
Karya
·         Kitab Al Kharaj. Dalam kitab ini ia menggemukakan pemikiran dalam berbagai aspek, seperti keungan negara, pajak dan musyawarah.
·         Kitab Al Asar, memuat hadits yang diriwayatkan dari ayahnya dan juga guru-gurunya.
·         Kitab Ikhtilaf Abu Hanifa wa Ibn Abi laila, menggemukakan perbedaan pendapat tentang hukum antara Ibn Abu Laila dan Abu hanifah.
·         Kitab ar Radd ‘ala Siyar al Auza’I, menggemukakan perbedaan pendapatnya dengan Al Auza’I tentang masalah perang dan jihad.
·         Kitab As Shalah, tentang Shalat.
·         Kitab Az Zakah, tentang zakat.
·         Kitab As Siyam, tentang puasa
·         Kitab Al Ba’I, tentang jual beli.
·         Kitab Al fara’id, tentang waris
·         Kitab Al wasiyyah, tentang wasiat.

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda