ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM > AHLI FIQIH > Ahli Fiqih Abad 2H/ 8 M > Aban Ibn Tughlab

 
 
 
 
 
 
 
 

Aban Ibn Tughlab

 
ABAN IBN TUGHLAB BIN RIBAH (w. 141 H)
Ahli Fiqih
 
     Seorang ulama besar yang sangat dihormati oleh kalangan Syi’ah, seorang ahli hukum (fiqih) dan ahli hadits terpenting dan menonjol dalam Syi’ah Imamiyah (madzhab Ja’fari). Ia banyak meriwayatkan hadits, fasih dalam bahasa Arab, banyak mengetahui tentang pengertian Al Qur’an dan seorang yang tinggi adabnya. Hadits riwayatnya banyak diambil oleh Muslim, Tirmidzi, Abu Dawud, An Nasa’I dan Ibn Majah. Dalam kajian al qur’an, ia dianggap peletak dasar ilmu gharibil qur’an.
    Aban bin Tughlab bin Ribbah bergelar  Abu Sa’id al bakri al Jariri, pernah belajar kepada Imam Zainal Abidin, Muhammad Al Baqir, dan kemudian menjadi pengikut Ja’far Ash Shadiq. Disamping itu ia juga berguru kepada Hakam Bin Utaibah Al Kindi (w.115 H), salah seorang perawi dalam kitab 6 hadits ahlu sunnah; Fudhail Bin Umar Al Fuqaimi (w. 110 H), yang haditsnya banyak dipetik oleh Muslim; dan Abu Ishaq Umar Bin Abdullah Al Hamdani (w. 127 H), salah seorang ulama tabi’in dan perawi hadits dalam kitab 6.
    Aban mempunyai majelis pengajaran khusus di mesjid. Menurut Yaqut, ia merupakan ulama imamiyah yang terkenal, meriwayatkan hadits dari Ali bin Husain, Abu Ja’far dan Abu Abdullah, fasih bahasa Arab, banyak mengetahui tentang pengertian Al Qur’an.  Murid-muridnya sangat banyak, tersiar dimana-mana dan kebanyakan menjadi ulama besar dizamannya, antara lain: Musa Bin ‘Uqbah Al Asadi (w. 141 H), Syi’bah Bin Al hajaj, Hammad Bin Zaid Al Azady (w. 197 H) seorang ahli hadits terkenal, Sufyan Bin Uyainah, Muhammad Bin Khazim At Tamimi (w. 195 H), dan lain-lain.
      Aban termasuk salah seorang tokoh Syiah terpenting, dan sangat dihormati oleh Ja’far Shadiq. Ketika ia meninggal tahun 140 / 141 H, Ja’far berkata: “ Aku ingin memiliki Syi’ahku seperti Aban bin Tughlab.”
 
Peran dan Pemikiran
      Aban sangat alim   dalam segala bidang ilmu. Ibn Nadhim mengatakan bahwa ia   mempunyai karangan mengenai ma’na dan tafsir Al Qur’an, mempunyai kitab mengenai qira’at 7 dan mempunyai kitab mengenai pokok-pokok keyakinan syi’ah. Dalam periwayatan hadits, Ahmad ibn hanbal, Ibn Mu’in dan Abu Dawud semuanya menganggap dia jujur dalam menyampaikan riwayat-riwayat hadits, Sedang Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibn Majah banyak mengutip riwayatnya untuk kitab-kitabnya.
    Ia mempunyai suatu kaidah yang penting dalam madzhab Ja’fari, atas pertanyaan Abu Balad. Aban menerangkan tentang arti Syiah (madzhab Jafari), menurutnya ialah golongan manusia yang memegang kepada ucapan Ali Bin Abi Thalib, apabila tentang sesuatu masalah dari Nabi dipertentangakan orang dan memegang kepada ucapan Ja’far Bin Muhammad (Ja’far Ash Shadiq), apabila orang sudah memepertentangkan ucapan dan sikap Ali.
 
Karya
  • Gharibul Qur’an
  • Mengenai Kitabul Fadha’il
  • Kitab Ma’anil Qur’an
  • Kitabul Qira’at
  • Kitabul Usul, mengenai riwayat madzhab Syi’ah dan lain-lain.

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda