ENSIKLOPEDIA TOKOH & INTELEKTUAL MUSLIM >  TABI'IN > Tabi'in ahli Zuhud > Sa'id ibn Musayyab

 
 
 
 
 
 
 
 

Sa'id ibn Musayyab

 
SA’ID IBN MUSAYYAB (15-94 H)
Zahid, faqih al fuqaha
 
     Seorang zahid dikalangan tabi’in. ia terkenal karena kewara’an, kezuhudan dan keluasan ilmu pengetahuannya dibidang hadits dan fiqih, sehingga kemudian dijuluki sebagai faqih al fuqaha.
     Nama Sa’id bin Musayyab bin Hazn bin Abi Wahib, biasa dipanggil Abu Muhammad. Ia lahir pada 15 H (tahun kedua masa pemerintahan Khalifah Umar Bin Khaththab). Ayah dan kakeknya adalah sahabat Nabi Muhammad SAW. Ia pernah berguru kepada Zaid bin Tsabit, Ibn Abbas, Ibn Umar dan mendengar hadits dari Utsman, Ali, Shuhaib dan lain-lain. Tetapi kemudian ia banyak mendapat pendidikan dari mertuanya, Abu Hurairah.
     Pada dirinya (Sa’id) terkumpul kealiman dalam bidang hadits dan fiqih disamping dalam bidang ibadah, kezuhudan, akhlak mulia dan terkenal sebagai seorang pemberani. Ia termasuk salah seorang diantara 7 ulama fiqih Madinah pada masanya. Ia mengeluarkan banyak fatwa di madinah meskipun banyak sahabat Nabi yang masih hidup. Dan dalam bidang hadits, ia banyak meriwayatkan hadits dari para pemuka tabi’in, seperti Atha’, Muhammad al Baqir, Az Zuhry dan lain-lain. Semua hadits yang diriwayatkannya terangkum dalam kitab kutub as sittah ( kitab hadits yang enam).
      Dan tentang keberaniannya, diriwayatkjan bahwa ia pernah menolak permitaan khalifah Umayah, Abdul Malik bin Marwan, untuk menikahkan putrinya dengan putra mahkota Umayah, Walid bin Abdul Malik. Malah ia mengawinkan anaknya dengan muridnya yang faqir, meskipun mendapat ancaman dan intimidasi.

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
Title website anda